Menurut survei dari Nielsen (2022), iklan luar ruang seperti spanduk dan baliho memiliki tingkat pengingat merek (brand recall) yang cukup tinggi, yakni mencapai 47% dibanding media cetak. Artinya, posisi spanduk yang tepat bisa meningkatkan peluang orang mengingat produk atau jasa yang ditawarkan.
Faktor Utama dalam Menentukan Lokasi Spanduk
Agar pemasangan spanduk lebih efektif, ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan.
1. Tingkat Keramaian Lokasi
Semakin ramai lokasi, semakin besar pula peluang spanduk dilihat banyak orang. Misalnya:
-
Jalan raya utama
-
Area sekitar pasar
-
Dekat terminal atau stasiun
-
Persimpangan traffic light
Namun, jangan hanya melihat jumlah orang. Pastikan juga lokasi tersebut relevan dengan target audiens. Misalnya, jika menjual makanan sehat, spanduk lebih cocok dipasang dekat pusat olahraga atau kampus.
2. Jarak Pandang yang Jelas
Spanduk harus mudah terlihat tanpa halangan. Hindari memasang spanduk di belakang pohon, papan iklan lain, atau tiang listrik yang menutupi teks penting. Menurut riset dari Outdoor Advertising Association of America (OAAA), iklan luar ruang yang terlihat jelas tanpa gangguan visual bisa meningkatkan keterbacaan hingga 70%.
3. Kesesuaian dengan Target Pasar
Jika target pasar Anda adalah anak muda, lokasi seperti kampus, kafe, atau pusat hiburan lebih efektif. Jika targetnya ibu rumah tangga, pilih lokasi di sekitar pasar tradisional, minimarket, atau area perumahan.
4. Aturan dan Legalitas
Banyak kota memiliki aturan terkait pemasangan spanduk. Misalnya harus memiliki izin dari dinas terkait atau dilarang di area tertentu. Pastikan Anda mematuhi aturan agar spanduk tidak diturunkan sebelum waktunya.
5. Ketinggian dan Arah Spanduk
Spanduk yang terlalu tinggi sulit terbaca, sementara spanduk terlalu rendah bisa tertutup kendaraan. Idealnya, spanduk dipasang pada ketinggian 2–4 meter dari permukaan jalan agar mudah terlihat oleh pejalan kaki maupun pengendara.
Jenis Lokasi yang Paling Efektif untuk Pemasangan Spanduk
Berikut beberapa jenis lokasi strategis yang bisa dijadikan pilihan:
-
Dekat Lampu Merah
Pengendara yang berhenti akan punya waktu lebih lama untuk membaca isi spanduk. -
Depan Toko atau Lokasi Usaha Sendiri
Spanduk di depan lokasi bisnis berfungsi sebagai papan nama sekaligus promosi. -
Sekitar Area Event
Jika ada konser, bazar, atau acara olahraga, spanduk di area sekitar akan cepat dilihat banyak orang. -
Jalur Utama Kota
Misalnya jalan raya antar kota, jalur angkutan umum, atau kawasan bisnis. -
Dekat Sekolah dan Kampus
Sangat cocok untuk bisnis makanan, minuman, atau produk lifestyle.
Kesalahan Umum Saat Menentukan Lokasi Spanduk
Banyak pebisnis memasang spanduk tanpa perencanaan, sehingga hasilnya kurang maksimal. Beberapa kesalahan umum antara lain:
-
Memasang spanduk di tempat sepi yang jarang dilalui orang.
-
Memilih lokasi yang tertutup bangunan atau pepohonan.
-
Tidak mempertimbangkan arah pandang orang (misalnya spanduk menghadap ke arah yang jarang dilalui).
-
Tidak memperhatikan pencahayaan, sehingga spanduk tidak terlihat di malam hari.
Kesalahan kecil ini bisa membuat biaya promosi terbuang percuma.
Strategi Menentukan Lokasi Spanduk Berdasarkan Jenis Bisnis
1. Bisnis Kuliner
Pilih lokasi dekat sekolah, kampus, perkantoran, atau jalan menuju kawasan kuliner. Orang yang melihat spanduk di sekitar area tersebut biasanya sudah dalam kondisi lapar atau mencari makanan.
2. Bisnis Properti
Pasang spanduk di sekitar area perumahan baru atau lokasi strategis seperti dekat jalan tol. Orang yang melintas bisa langsung tertarik melihat informasi rumah atau ruko yang ditawarkan.
3. Event dan Hiburan
Spanduk sebaiknya dipasang di titik kumpul massa seperti alun-alun kota, taman kota, atau pusat perbelanjaan.
4. Produk Ritel atau UMKM
Cocok dipasang di jalan utama dekat pasar, minimarket, atau perempatan lampu merah.
Tips Praktis agar Spanduk Lebih Efektif di Lokasi Strategis
-
Gunakan warna kontras agar tetap terlihat jelas dari jauh.
-
Tuliskan pesan singkat (maksimal 7 kata utama) karena orang tidak punya banyak waktu membaca.
-
Sertakan call to action seperti nomor WhatsApp atau promo terbatas.
-
Tambahkan arah lokasi dengan panah jika spanduk berfungsi sebagai penunjuk jalan.
-
Pantau dan evaluasi – cek apakah spanduk benar-benar menarik perhatian.
Studi Kasus Singkat
Sebuah UMKM kuliner di Bandung memasang spanduk di jalan besar yang ramai, tepat di depan lampu merah. Dalam seminggu, pemilik mencatat peningkatan kunjungan hingga 30%. Hal ini terjadi karena orang yang berhenti di lampu merah punya waktu membaca spanduk dan akhirnya tertarik mencoba.
Menurut Katadata (2021), strategi pemasangan media luar ruang yang tepat dapat meningkatkan efektivitas promosi hingga dua kali lipat dibandingkan pemasangan di lokasi acak.
Menentukan lokasi pemasangan spanduk yang efektif tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan, mulai dari tingkat keramaian, jarak pandang, relevansi dengan target pasar, hingga legalitas. Dengan strategi yang tepat, spanduk bukan hanya jadi media promosi murah, tapi juga ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara
