Mengapa Masih Banyak Bisnis Pakai Flyer?
Home ☛ Blog  ☛  Mengapa Masih Banyak Bisnis Pakai Flyer?
header-1
Baca Juga  Peran Percetakan dalam Event Perusahaan Skala Internasional
Usaha Jaya Printing - Di era digital sekarang, banyak orang berpikir media promosi konvensional seperti flyer sudah ketinggalan zaman. Padahal kenyataannya, flyer masih sering digunakan oleh perusahaan, restoran, toko, hingga event organizer untuk menarik pelanggan.

Kenapa? Karena flyer adalah media promosi yang murah, mudah dibagikan, dan efektif menjangkau target langsung. Menurut Statista (2022), 57% konsumen di Inggris pernah membaca flyer promosi dan sebagian besar menggunakannya untuk mencari diskon atau penawaran menarik. Artinya, flyer tetap punya peran penting dalam strategi marketing.

Apa Itu Flyer?

Flyer adalah media cetak berupa lembaran kertas yang digunakan untuk menyampaikan informasi, promosi, atau ajakan kepada orang banyak. Bentuknya sederhana, biasanya satu lembar dengan ukuran A4, A5, atau seukuran brosur kecil.

Perbedaan flyer dengan brosur terletak pada detailnya. Jika brosur biasanya berisi informasi lebih lengkap dan dilipat, flyer lebih ringkas, to the point, dan langsung menyampaikan pesan utama.

Menurut Printivity (2023), flyer termasuk media promosi paling hemat biaya karena tidak butuh desain rumit dan bisa dicetak dalam jumlah banyak dengan harga murah.

Fungsi Flyer dalam Marketing

Flyer bukan sekadar kertas biasa. Dalam dunia bisnis, flyer punya fungsi strategis, yaitu:

  1. Meningkatkan Brand Awareness
    Dengan menyebarkan flyer di tempat ramai seperti mall, kampus, atau pusat perbelanjaan, orang jadi lebih mengenal merek atau produk yang ditawarkan.

  2. Mempromosikan Produk atau Layanan Baru
    Banyak perusahaan meluncurkan produk dengan cara membagikan flyer berisi detail dan promo khusus.

  3. Mengumumkan Event atau Promo
    Flyer sangat efektif untuk mengundang orang ke acara, misalnya konser, seminar, atau grand opening toko.

  4. Mengarahkan Konsumen ke Toko atau Website
    Sekarang flyer juga sering disertai QR Code yang bisa langsung menghubungkan orang ke website, media sosial, atau toko online.

Menurut Marketing Week (2021), flyer yang dilengkapi QR Code meningkatkan interaksi pelanggan hingga 30% lebih tinggi dibanding flyer biasa.

Kelebihan Flyer Sebagai Media Promosi

Mengapa flyer masih banyak digunakan meskipun ada iklan digital? Berikut alasannya:

  1. Murah dan Efisien: biaya cetak relatif rendah.

  2. Mudah Dibagikan: bisa disebarkan di jalan, diselipkan ke surat kabar, atau diberikan langsung.

  3. Pesan Jelas dan Ringkas: isinya langsung ke inti informasi.

  4. Bersifat Fisik: orang bisa menyimpannya, berbeda dengan iklan digital yang cepat hilang.

  5. Menyasar Target Lokal: cocok untuk bisnis yang ingin menjangkau pelanggan sekitar.

Menurut penelitian DMA – Direct Marketing Association (2020), flyer termasuk media promosi offline dengan tingkat ROI (Return on Investment) tertinggi untuk usaha kecil.

Kekurangan Flyer (yang Bisa Diatasi dengan Strategi Tepat)

Tentu saja, flyer juga punya beberapa kelemahan:

  1. Bisa dianggap sampah jika desainnya tidak menarik.

  2. Jangkauan terbatas dibanding iklan digital.

  3. Informasi terlalu banyak membuat orang malas membaca.

Baca Juga  Panduan Membuat Undangan yang Sesuai dengan Adat Pernikahan

Namun kekurangan ini bisa diatasi dengan desain kreatif, pesan singkat, dan strategi distribusi yang tepat.

Contoh Penggunaan Flyer dalam Marketing

Banyak bisnis kecil hingga besar masih memanfaatkan flyer untuk promosi, misalnya:

  1. Restoran: membagikan flyer berisi menu baru atau promo diskon.

  2. Toko Pakaian: flyer untuk clearance sale atau promo musiman.

  3. Event Organizer: promosi konser musik atau pameran.

  4. Bisnis Startup: memperkenalkan produk baru di kampus atau pusat keramaian.

  5. Lembaga Pendidikan: promosi kursus, seminar, atau pelatihan.

Flyer bisa digunakan di hampir semua bidang karena sifatnya yang fleksibel.

Tips Membuat Flyer yang Efektif

Agar flyer tidak hanya berakhir di tempat sampah, berikut beberapa tips sederhana:

  1. Gunakan Judul yang Menarik
    Judul harus singkat tapi memikat. Contoh: Diskon 50% Hanya Hari Ini!

  2. Fokus pada Satu Pesan Utama
    Jangan terlalu banyak informasi. Fokus pada penawaran terbaik.

  3. Desain Visual yang Menonjol
    Warna kontras, gambar jelas, dan tata letak rapi membuat orang tertarik membaca.

  4. Tambahkan Call to Action (CTA)
    Misalnya: Datang sekarang! atau Scan QR Code untuk promo spesial.

  5. Pilih Kertas Berkualitas
    Kertas yang terlalu tipis bisa membuat flyer terlihat murahan.

Menurut Canva Design School (2022), flyer dengan visual kuat dan CTA yang jelas terbukti meningkatkan tingkat respon hingga 45% dibanding flyer biasa.

Distribusi Flyer yang Tepat

Selain desain, distribusi juga menentukan efektivitas flyer. Beberapa cara yang bisa dilakukan:

  1. Bagikan di tempat keramaian (kampus, pusat belanja, acara publik).

  2. Sisipkan ke dalam paket belanja pelanggan.

  3. Sebarkan di perumahan atau kantor sekitar lokasi bisnis.

  4. Kombinasikan dengan kampanye digital (QR Code, media sosial).

Strategi distribusi yang tepat akan membuat flyer sampai ke target audiens yang benar.

Flyer adalah media promosi cetak berbentuk lembaran sederhana yang masih efektif hingga sekarang. Fungsinya bukan hanya menyampaikan informasi, tapi juga meningkatkan brand awareness, mempromosikan produk baru, hingga mengundang orang ke acara tertentu.

Kelebihan flyer terletak pada biayanya yang murah, mudah dibagikan, dan efektif menjangkau target lokal. Meski punya beberapa kekurangan, dengan desain yang menarik, pesan singkat, dan distribusi tepat, flyer tetap bisa menjadi senjata ampuh dalam marketing.

Jadi, kalau kamu sedang mencari cara promosi yang hemat tapi efektif, flyer bisa jadi pilihan yang tepat untuk mendukung strategi marketing bisnismu.

Sumber Referensi:

  1. Statista. (2022). Effectiveness of Print Flyers in Consumer Marketing.

  2. Printivity. (2023). What Are Flyers and Why Businesses Still Use Them.

  3. Marketing Week. (2021). QR Codes and the Evolution of Flyer Marketing.

  4. DMA (Direct Marketing Association). (2020). ROI of Traditional Marketing Channels.

  5. Canva Design School. (2022). Designing Flyers that Convert.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Peran Percetakan dalam Event Perusahaan Skala Internasional