Panduan Menentukan Finishing Spanduk agar Lebih Awet
Home ☛ Blog  ☛  Panduan Menentukan Finishing Spanduk agar Lebih Awet
header-1
Baca Juga  Keutamaan Surat Yasin Menurut Hadis dan Ulama
Usaha Jaya Printing - Spanduk adalah salah satu media promosi yang masih sangat populer hingga saat ini. Selain harganya terjangkau, spanduk juga mampu menjangkau banyak orang dengan cepat. Namun, sering kali masalah utama yang dihadapi adalah spanduk mudah rusak ketika terkena hujan, panas matahari, atau angin kencang.

Nah, agar spanduk Anda lebih tahan lama, salah satu faktor penting yang harus diperhatikan adalah finishing spanduk. Finishing merupakan proses akhir pada pembuatan spanduk, biasanya berupa pemasangan tambahan seperti lipatan, jahitan, atau ring besi agar spanduk lebih kuat.

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap untuk menentukan finishing spanduk yang tepat sehingga spanduk Anda tidak hanya terlihat rapi, tapi juga lebih awet.

Mengapa Finishing Spanduk Itu Penting?

Banyak orang beranggapan bahwa setelah desain dicetak, spanduk sudah siap dipasang. Padahal, tanpa finishing yang benar, spanduk bisa cepat sobek atau warnanya pudar.

Menurut situs percetakan Bannerbuzz (sumber: bannerbuzz.com), finishing yang baik dapat memperpanjang umur spanduk hingga dua kali lipat, karena material dilindungi dari tarikan, cuaca, dan gesekan saat dipasang.

Dengan finishing yang tepat, spanduk Anda:

  1. Lebih awet meski terkena panas atau hujan.

  2. Lebih kuat saat dipasang di luar ruangan.

  3. Lebih rapi sehingga menarik perhatian audiens.

  4. Lebih hemat karena tidak perlu sering mencetak ulang.

Jenis-Jenis Finishing Spanduk yang Populer

Setiap finishing memiliki fungsi dan keunggulannya masing-masing. Berikut adalah beberapa jenis finishing yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan:

1. Finishing Lipat & Jahit

Metode ini dilakukan dengan melipat bagian pinggir spanduk kemudian dijahit agar lebih tebal dan kuat.

Kelebihan:

  1. Tahan terhadap tarikan kuat.

  2. Cocok untuk pemasangan jangka panjang.

  3. Tampilan rapi di sisi spanduk.

Kekurangan:

  1. Proses agak lebih lama.

  2. Membutuhkan biaya tambahan untuk jahitan.

Rekomendasi: Cocok untuk spanduk yang dipasang di luar ruangan dengan durasi lama, seperti spanduk iklan jalan raya atau acara yang berlangsung berbulan-bulan.

2. Finishing Ring (Eyelet)

Finishing ini menambahkan ring besi atau aluminium di sudut-sudut spanduk. Fungsinya agar spanduk bisa diikat dengan tali atau kawat.

Kelebihan:

  1. Mudah dipasang dan dilepas.

  2. Ring membantu distribusi tarikan agar tidak langsung ke bahan spanduk.

  3. Tampak profesional dan rapi.

Kekurangan:

  1. Jika ring tidak dipasang dengan kuat, bisa lepas.

  2. Butuh tambahan alat seperti tali atau kawat.

Rekomendasi: Sangat cocok untuk spanduk outdoor yang terkena angin kencang, misalnya spanduk event olahraga atau konser.

Baca Juga  Pentingnya Konsistensi Visual dalam Media Cetak Corporate

3. Finishing Saku (Pole Pocket)

Pada metode ini, bagian atas atau bawah spanduk dilipat membentuk saku untuk memasukkan tiang penyangga.

Kelebihan:

  1. Tampilan lebih rapi tanpa tali yang terlihat.

  2. Mudah dipasang pada tiang atau rangka.

  3. Cocok untuk pameran atau backdrop indoor.

Kekurangan:

  1. Tidak sekuat jahitan untuk outdoor.

  2. Membutuhkan tambahan tiang atau pipa.

Rekomendasi: Bagus untuk banner acara resmi, seminar, atau backdrop panggung.

4. Finishing Hot Press / Las (Sealing)

Menggunakan mesin pemanas khusus untuk menyatukan sisi spanduk sehingga tidak mudah terkelupas.

Kelebihan:

  1. Proses cepat.

  2. Hasil lebih rapi.

  3. Cocok untuk bahan spanduk yang tipis.

Kekurangan:

  1. Tidak sekuat jahitan jika terkena angin kencang.

Rekomendasi: Untuk spanduk berukuran kecil hingga sedang yang dipasang dalam waktu singkat.

Tips Memilih Finishing Spanduk yang Tepat

Agar tidak salah pilih, berikut tips sederhana menentukan finishing spanduk:

  1. Perhatikan Lokasi Pemasangan
    Jika spanduk dipasang di luar ruangan dengan cuaca ekstrem, pilih finishing jahit + ring agar lebih kuat. Untuk indoor, finishing saku biasanya lebih rapi.

  2. Sesuaikan dengan Durasi Pemakaian
    Spanduk event sehari cukup dengan hot press, tapi untuk promosi toko yang berlangsung lama lebih baik pakai jahitan.

  3. Sesuaikan dengan Budget
    Setiap finishing punya harga berbeda. Finishing ring dan jahit biasanya lebih mahal dibanding hot press, tapi investasi ini sebanding dengan ketahanan spanduk.

  4. Konsultasikan dengan Percetakan
    Banyak percetakan seperti Printerous atau Uprint.id (sumber: printerous.com, uprint.id) menyediakan pilihan finishing sesuai kebutuhan pelanggan. Jangan ragu untuk bertanya finishing terbaik untuk keperluan Anda.

Cara Merawat Spanduk agar Lebih Awet

Selain finishing, perawatan juga penting agar spanduk tetap terlihat bagus. Berikut beberapa tipsnya:

  1. Hindari lipatan tajam saat menyimpan spanduk, lebih baik digulung.

  2. Cuci dengan air bersih jika terkena debu atau kotoran. Hindari deterjen keras.

  3. Jangan tarik terlalu kencang saat memasang spanduk.

  4. Simpan di tempat kering untuk mencegah jamur.

Menurut artikel dari Sign & Print Journal (sumber: signprintjournal.com), spanduk dengan finishing dan perawatan yang baik bisa bertahan hingga 1–2 tahun, bahkan di luar ruangan.

Menentukan finishing spanduk bukan hanya soal tampilan, tapi juga daya tahan. Dengan finishing yang tepat—baik itu lipat & jahit, ring, saku, atau hot press—spanduk Anda bisa lebih awet, rapi, dan ekonomis.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Poster Corporate dengan Desain Futuristik