10 Jenis Kertas yang Paling Sering Dipakai di Dunia Percetakan
Home ☛ Blog  ☛  10 Jenis Kertas yang Paling Sering Dipakai di Dunia Percetakan
header-1
Baca Juga  Panduan Membuat Kalender Bisnis dengan Desain Profesional
Usaha Jaya Printing - Dalam dunia percetakan, pemilihan jenis kertas menjadi hal yang sangat penting. Setiap jenis kertas memiliki fungsi, tekstur, dan ketebalan yang berbeda. Misalnya, kertas untuk mencetak brosur tentu berbeda dengan kertas untuk kartu nama atau majalah. Kesalahan memilih jenis kertas bisa membuat hasil cetakan terlihat kurang maksimal, bahkan bisa merugikan dari segi biaya maupun estetika.

Menurut situs Printivity, kualitas cetak tidak hanya ditentukan oleh mesin atau tinta, tetapi juga oleh jenis kertas yang digunakan. Karena itu, penting bagi siapa pun yang ingin mencetak, baik pelaku bisnis maupun individu, untuk memahami perbedaan tiap jenis kertas.

Pada artikel ini, kita akan membahas 10 jenis kertas yang paling sering dipakai di dunia percetakan, lengkap dengan fungsi dan penggunaannya.

1. Kertas HVS

Kertas HVS adalah jenis kertas yang paling sering dipakai, terutama untuk keperluan dokumen kantor dan sekolah. Kertas ini memiliki tekstur halus dengan ketebalan bervariasi, mulai dari 60 gsm hingga 100 gsm.

  1. Kegunaan: buku, fotokopi, print dokumen, surat resmi.

  2. Keunggulan: mudah ditemukan, harga terjangkau, cocok untuk printer rumahan.

Menurut Gramedia, HVS menjadi standar global untuk kebutuhan dokumen karena hasil cetaknya jelas dan tahan lama.

2. Art Paper

Art paper adalah kertas berlapis khusus (coated paper) dengan permukaan halus, biasanya glossy atau doff. Kertas ini memiliki ketebalan 85–150 gsm.

  1. Kegunaan: brosur, flyer, poster, katalog.

  2. Keunggulan: memberikan hasil cetak berwarna lebih tajam dan profesional.

Berdasarkan Printerous, art paper sangat populer di dunia percetakan karena mampu menampilkan warna cerah dan detail yang menonjol.

3. Art Carton

Art carton mirip dengan art paper, tetapi lebih tebal dengan gramatur mulai dari 190 gsm hingga 400 gsm.

  1. Kegunaan: kartu nama, cover buku, kemasan ringan, undangan.

  2. Keunggulan: lebih kokoh dibanding art paper, mampu menahan lipatan lebih baik.

Biasanya art carton dipadukan dengan finishing laminasi glossy atau doff untuk memperkuat kesan mewah.

4. Kertas Ivory

Kertas ivory adalah kertas putih dengan satu sisi mengkilap dan satu sisi doff. Gramatur yang sering digunakan antara 210 gsm hingga 400 gsm.

  1. Kegunaan: kemasan kosmetik, makanan, minuman, kartu undangan.

  2. Keunggulan: terlihat eksklusif, tahan lama, dan ramah lingkungan.

Menurut Suryacopy, ivory dipilih karena kualitas visualnya yang elegan sehingga sangat cocok untuk branding produk.

5. Kertas Duplex

Duplex memiliki dua sisi berbeda: satu sisi putih halus, sisi lainnya abu-abu.

  1. Kegunaan: kotak makanan, kotak sepatu, dan kemasan produk.

  2. Keunggulan: kuat, tebal, dan hemat biaya dibanding ivory.

Baca Juga  Mengenal Teknik Emboss dan Deboss dalam Undangan

Jenis kertas ini umumnya digunakan untuk kemasan yang membutuhkan daya tahan tinggi tetapi tetap ekonomis.

6. Kertas Kraft

Kraft adalah kertas cokelat dengan tekstur khas, terbuat dari serat kayu alami.

  1. Kegunaan: paper bag, amplop, kemasan ramah lingkungan.

  2. Keunggulan: kuat, natural, ramah lingkungan, bisa didaur ulang.

Menurut Green Matters, kertas kraft semakin populer karena tren global menuju kemasan berkelanjutan.

7. Kertas NCR (No Carbon Required)

Kertas NCR dikenal juga sebagai kertas rangkap yang bisa mencetak tulisan di beberapa lembar sekaligus tanpa karbon.

  1. Kegunaan: nota, invoice, kwitansi.

  2. Keunggulan: praktis, cepat, dan hemat.

Jenis kertas ini biasa ditemukan pada buku nota penjualan atau administrasi kantor.

8. Kertas BW/BC (Brief Card/Manila)

Kertas BC atau manila dikenal sebagai kertas tebal berwarna, biasanya dengan gramatur 160–220 gsm.

  1. Kegunaan: map, kartu undangan sederhana, sertifikat.

  2. Keunggulan: memiliki banyak pilihan warna, relatif murah, dan mudah ditemukan.

Jenis kertas ini masih sangat populer di sekolah dan perkantoran.

9. Kertas Linen

Kertas linen memiliki tekstur seperti serat kain sehingga memberikan kesan elegan.

  1. Kegunaan: undangan premium, sertifikat, kartu nama eksklusif.

  2. Keunggulan: tekstur unik, tampilan mewah, cocok untuk desain formal.

Menurut PaperPapers, linen termasuk dalam kategori kertas premium yang sering digunakan untuk kebutuhan formalitas dan estetika tinggi.

10. Kertas Samson

Samson adalah kertas daur ulang dengan warna cokelat buram dan tekstur kasar.

  1. Kegunaan: amplop, pembungkus, dan kertas catatan.

  2. Keunggulan: ramah lingkungan, murah, dan mudah ditemukan.

Kertas ini dulunya sering digunakan di sekolah sebagai sampul buku, dan kini dipakai kembali karena tren eco-friendly.

Tips Memilih Jenis Kertas untuk Cetak

Memilih kertas tidak bisa sembarangan. Beberapa tips berikut bisa membantu:

  1. Sesuaikan dengan kebutuhan – misalnya untuk brosur lebih baik pakai art paper, untuk kartu nama pakai art carton atau linen.

  2. Perhatikan gramatur – semakin tinggi angka gsm, semakin tebal kertasnya.

  3. Sesuaikan dengan anggaran – ivory mungkin lebih mahal daripada duplex, tapi hasilnya lebih eksklusif.

  4. Pertimbangkan finishing – laminasi, spot UV, atau emboss bisa meningkatkan kualitas cetak.

Jenis kertas dalam dunia percetakan sangat beragam. Mulai dari HVS yang sederhana, art paper untuk brosur, ivory untuk kemasan premium, hingga kraft untuk tren ramah lingkungan. Setiap jenis kertas memiliki fungsi dan keunggulannya masing-masing.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Manfaat Membaca Surat Yasin untuk Arwah Orang Tua