Artikel ini akan membahas strategi lengkap dan sederhana agar Anda bisa meningkatkan order undangan lewat WhatsApp Marketing dengan cara yang efektif dan tidak mengganggu calon pelanggan.
1. Mengoptimalkan Profil WhatsApp Bisnis
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menggunakan WhatsApp Business, bukan WhatsApp biasa. Aplikasi ini memiliki fitur khusus untuk bisnis, seperti profil usaha, katalog produk, dan pesan otomatis.
Pastikan profil bisnis Anda diisi dengan informasi lengkap seperti:
-
Nama percetakan undangan Anda
-
Alamat lengkap
-
Jam operasional
-
Tautan ke media sosial atau website
-
Foto profil yang menarik (logo atau contoh undangan terbaik)
Menurut situs resmi WhatsApp Business (business.whatsapp.com), profil bisnis yang profesional dapat membantu membangun kepercayaan pelanggan karena terlihat lebih kredibel dan rapi. Jadi, jangan abaikan langkah dasar ini.
2. Bangun Daftar Kontak Pelanggan dengan Etika
Agar promosi lebih efektif, Anda memerlukan daftar kontak pelanggan yang valid. Hindari membeli atau mengambil nomor orang secara sembarangan, karena bisa dianggap spam.
Cara yang lebih etis adalah dengan:
-
Meminta pelanggan yang sudah pernah order untuk menyimpan nomor Anda.
-
Memberikan penawaran khusus agar pelanggan baru mau menyimpan kontak Anda.
-
Menyediakan formulir online di website atau media sosial untuk pelanggan yang ingin menerima promo lewat WhatsApp.
Menurut HubSpot (2023), pelanggan cenderung lebih responsif terhadap pesan dari bisnis yang sudah mereka izinkan untuk menghubungi mereka. Jadi, bangun daftar kontak secara alami dan sopan agar hasilnya lebih maksimal.
3. Gunakan Katalog Produk untuk Menampilkan Contoh Undangan
Fitur katalog di WhatsApp Business sangat membantu bagi bisnis percetakan undangan. Anda bisa menampilkan berbagai contoh undangan — baik untuk pernikahan, ulang tahun, khitanan, maupun acara resmi lainnya — lengkap dengan harga dan deskripsi singkat.
Misalnya:
"Undangan Pernikahan Premium – Rp 3.500/lembar, bisa custom desain dan warna."
Menurut sumber dari Meta for Business (2024), tampilan visual produk bisa meningkatkan minat beli hingga 60%, karena pelanggan lebih mudah membayangkan hasil akhirnya. Jadi, manfaatkan katalog sebagai galeri mini yang praktis untuk promosi.
4. Tulis Pesan Promosi yang Menarik dan Tidak Terlalu Panjang
WhatsApp adalah platform komunikasi personal. Jadi, hindari pesan promosi yang terasa seperti iklan besar. Gunakan bahasa yang santai, ramah, dan langsung ke inti pesan.
Contohnya:
“Halo Kak , lagi cari undangan cantik buat acara spesial? Kami punya promo cetak undangan 20% untuk pemesanan minggu ini. Bisa custom desain sesuai tema acara, lho! Mau lihat contoh desainnya?”
Menurut Neil Patel (2023), pesan yang pendek dan personal lebih mudah dibaca dan menghasilkan conversion rate yang lebih tinggi. Jadi, fokuslah pada kejelasan dan manfaat utama yang ingin disampaikan.
5. Gunakan Fitur Broadcast dengan Bijak
Fitur Broadcast Message di WhatsApp bisa mengirim pesan ke banyak orang sekaligus, tetapi pastikan hanya dikirim ke kontak yang sudah menyimpan nomor Anda. Jika tidak, pesan akan gagal terkirim atau dianggap spam.
Gunakan broadcast untuk hal-hal seperti:
-
Promo spesial (diskon, paket hemat, dll.)
-
Peluncuran desain undangan baru
-
Informasi penting seperti jam buka atau event pameran percetakan
Pastikan juga untuk tidak terlalu sering mengirim pesan promosi. Berdasarkan penelitian dari Statista (2023), pelanggan cenderung menolak pesan promosi yang dikirim lebih dari dua kali seminggu. Jadi, kirim pesan dengan interval yang wajar agar pelanggan tidak terganggu.
6. Gunakan Fitur Auto Reply dan Greeting Message
Fitur Auto Reply dan Greeting Message sangat berguna untuk menjaga komunikasi dengan pelanggan, terutama ketika Anda sedang tidak online.
Contoh auto-reply yang baik:
“Halo , terima kasih sudah menghubungi Percetakan Undangan Cantika. Kami akan segera membalas pesan Anda. Untuk pertanyaan cepat, bisa lihat katalog produk kami di menu katalog .”
Dengan begitu, pelanggan merasa tetap dilayani meski Anda belum sempat merespons. Menurut Sprout Social (2023), bisnis yang merespons pesan pelanggan dengan cepat memiliki tingkat kepuasan pelanggan 70% lebih tinggi dibanding bisnis yang lambat merespons.
7. Bagikan Testimoni dan Portofolio via Status WhatsApp
Status WhatsApp memiliki potensi besar untuk menarik perhatian pelanggan tanpa terasa seperti iklan. Anda bisa mengunggah:
-
Foto atau video hasil cetak undangan
-
Testimoni pelanggan yang puas
-
Proses pembuatan undangan
-
Promo terbatas
Misalnya:
“Terima kasih Kak Rina sudah pesan undangan nikahnya di kami Semoga acaranya lancar ya!”
Menurut Buffer (2023), konten visual dan testimonial nyata bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan baru karena memberikan bukti sosial (social proof). Jadi, jangan ragu untuk memanfaatkan fitur status secara konsisten.
8. Manfaatkan WhatsApp Link untuk Promosi di Media Sosial
Buat tautan WhatsApp agar pelanggan bisa langsung menghubungi Anda tanpa perlu menyimpan nomor. Gunakan format resmi dari WhatsApp:
https://wa.me/6281234567890
Anda bisa menambahkan link ini di bio Instagram, Facebook, TikTok, atau bahkan di deskripsi video promosi.
Menurut Hootsuite (2024), tautan langsung ke WhatsApp meningkatkan peluang pelanggan untuk menghubungi bisnis hingga 45% lebih tinggi dibanding hanya menampilkan nomor telepon biasa.
9. Analisis Hasil dan Lakukan Evaluasi Rutin
Setiap strategi promosi perlu evaluasi agar tahu apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki.
Perhatikan hal-hal berikut:
-
Berapa banyak pesan promosi yang dibuka pelanggan?
-
Desain undangan mana yang paling banyak diminati?
-
Apakah pelanggan lebih aktif merespons pesan pagi, siang, atau malam?
Dengan data sederhana ini, Anda bisa memperbaiki strategi berikutnya. Seperti dijelaskan oleh Forbes (2024), bisnis yang menganalisis perilaku pelanggan secara rutin dapat meningkatkan efektivitas kampanye digital hingga 30%.
10. Jaga Hubungan Setelah Transaksi
WhatsApp bukan hanya alat promosi, tetapi juga media membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Setelah pelanggan selesai order, kirim pesan tindak lanjut seperti:
“Terima kasih sudah mempercayakan undangan pernikahan Kak ke kami Kalau ada acara lain nanti, jangan ragu hubungi kami lagi ya.”
Hubungan yang baik bisa membuat pelanggan kembali lagi di masa depan dan bahkan merekomendasikan bisnis Anda ke teman atau keluarga mereka. Menurut Harvard Business Review (2023), pelanggan yang puas berpotensi memberikan rekomendasi hingga 3 kali lebih banyak dibanding pelanggan biasa.
Menggunakan WhatsApp Marketing untuk meningkatkan order undangan bukan hal yang rumit, asal dilakukan dengan strategi yang tepat. Mulai dari membuat profil bisnis yang profesional, mengelola kontak dengan etika, hingga menulis pesan promosi yang menarik dan sopan — semua langkah ini bisa meningkatkan penjualan Anda secara signifikan.
Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara
