Panduan Membuat Landing Page Efektif untuk Penjualan Undangan Online
Home ☛ Blog  ☛  Panduan Membuat Landing Page Efektif untuk Penjualan Undangan Online
header-1
Baca Juga  Percetakan Buku Yasin Online: Pesan dari Rumah, Barang Datang
Usaha Jaya Pritning - Dalam bisnis percetakan undangan online, tampilan dan strategi pemasaran digital sangat menentukan keberhasilan penjualan. Salah satu alat paling ampuh untuk meningkatkan konversi adalah landing page — halaman khusus yang dirancang untuk menarik pengunjung agar melakukan tindakan tertentu, seperti memesan undangan atau mengisi formulir pemesanan.

Menurut penelitian dari HubSpot (2024), bisnis yang memiliki lebih dari 10 landing page dapat meningkatkan prospek penjualan hingga 55% lebih banyak dibandingkan bisnis tanpa landing page. Ini membuktikan bahwa keberadaan halaman khusus dapat memberikan dampak signifikan terhadap performa penjualan online, termasuk pada bisnis undangan digital maupun cetak.

1. Apa Itu Landing Page dan Mengapa Penting untuk Penjualan Undangan?

Landing page adalah halaman web yang dibuat dengan tujuan spesifik — biasanya untuk mendorong pengunjung melakukan aksi konversi, seperti membeli produk, mengisi form, atau mengunduh katalog. Berbeda dengan halaman utama website, landing page memiliki fokus tunggal tanpa gangguan dari menu atau tautan lain.

Untuk bisnis percetakan undangan, landing page berfungsi sebagai “toko mini” yang langsung menampilkan produk unggulan. Misalnya, undangan pernikahan digital dengan desain eksklusif atau promo paket cetak undangan terbaru.

Menurut sumber dari Neil Patel (2023), landing page yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan konversi hingga 300%, karena tampilannya terfokus pada satu pesan dan satu tujuan.

2. Tentukan Tujuan Landing Page dengan Jelas

Langkah pertama sebelum membuat landing page adalah menentukan tujuannya.

Beberapa contoh tujuan untuk bisnis undangan online antara lain:

  1. Meningkatkan pemesanan undangan digital melalui WhatsApp.

  2. Mengumpulkan data calon pelanggan (lead) melalui formulir pendaftaran.

  3. Menarik perhatian dengan promo khusus, seperti “Diskon 20% untuk Pemesanan Pertama.”

Dengan tujuan yang jelas, kamu bisa menentukan elemen yang sesuai. Misalnya, jika ingin meningkatkan pemesanan, maka tombol CTA (Call to Action) seperti “Pesan Sekarang” harus menonjol dan mudah diklik.

3. Rancang Tampilan yang Menarik dan Sesuai Brand

Desain visual adalah hal pertama yang dilihat pengunjung. Jika tampilan landing page terlihat menarik dan profesional, peluang pengunjung untuk mempercayai bisnis kamu akan meningkat.

Beberapa tips desain efektif untuk landing page undangan online:

  1. Gunakan warna yang selaras dengan identitas brand. Jika brand undanganmu dikenal dengan gaya elegan, gunakan warna lembut seperti krem, putih, dan emas.

  2. Tampilkan foto produk berkualitas tinggi. Contohnya, foto undangan dengan pencahayaan alami dan latar yang bersih.

  3. Gunakan font yang mudah dibaca. Hindari huruf yang terlalu rumit agar pesan promosi tetap jelas.

Menurut studi dari Adobe (2023), 38% pengguna akan meninggalkan halaman web jika desain atau tampilan kontennya tidak menarik secara visual. Jadi, visual bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang menjaga perhatian pengunjung.

4. Tulis Headline yang Menarik dan Menjual

Headline atau judul utama harus mampu membuat pengunjung berhenti sejenak dan membaca lebih lanjut. Headline yang efektif memiliki tiga unsur penting: jelas, menarik, dan langsung pada manfaat.

Contoh headline yang baik untuk landing page undangan online:

  1. “Buat Undangan Digital Elegan, Cukup dari Rumah!”

  2. “Diskon 20% untuk Pemesanan Undangan Pernikahan Bulan Ini!”

  3. “Desain Eksklusif, Cetak Cepat, dan Harga Bersahabat!”

Menurut Copyblogger (2024), 80% pengunjung hanya membaca headline, dan hanya 20% yang melanjutkan membaca isi halaman. Jadi, pastikan kalimat pertama di landing page benar-benar memikat.

Baca Juga  Mengenal Teknik Foil Gold dan Silver untuk Undangan Eksklusif

5. Gunakan Copywriting yang Persuasif

Copywriting adalah seni menulis yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca agar melakukan tindakan tertentu. Dalam konteks landing page undangan online, gaya bahasa harus sederhana, emosional, dan berfokus pada manfaat produk, bukan hanya fitur.

Contoh kalimat persuasif:

“Setiap undangan bukan hanya kertas, tapi kenangan berharga untuk tamu istimewa Anda. Pilih desain terbaik dari kami, dan buat momen Anda tak terlupakan.”

Tips membuat copywriting yang efektif:

  1. Gunakan kata “Anda” untuk berbicara langsung kepada calon pelanggan.

  2. Sertakan bukti sosial seperti testimoni pelanggan.

  3. Tampilkan keunggulan unik produk (misalnya: desain eksklusif, pengiriman cepat, harga hemat).

Menurut penelitian dari CXL Institute (2024), copywriting yang berfokus pada manfaat emosional dapat meningkatkan tingkat konversi hingga 27% lebih tinggi dibandingkan yang hanya menjelaskan fitur teknis.

6. Tambahkan Elemen Visual dan Testimoni Pelanggan

Calon pelanggan akan lebih yakin jika melihat bukti nyata dari pembeli sebelumnya. Testimoni atau foto hasil undangan yang sudah dikirimkan bisa meningkatkan rasa percaya.

Beberapa ide konten visual yang bisa kamu tambahkan:

  1. Foto close-up undangan yang sudah dicetak.

  2. Screenshot pesan WhatsApp pelanggan yang puas.

  3. Video singkat proses pembuatan undangan.

Menurut laporan BrightLocal (2023), 91% konsumen lebih percaya pada bisnis yang menampilkan ulasan pelanggan secara nyata. Jadi, tambahkan testimoni positif di area strategis landing page seperti di bawah deskripsi produk atau di dekat tombol “Pesan Sekarang”.

7. Optimalkan Tombol Call to Action (CTA)

CTA adalah elemen paling penting karena menentukan apakah pengunjung akan melakukan tindakan atau tidak.

Beberapa contoh CTA yang efektif untuk penjualan undangan online:

  1. “Pesan Sekarang dan Dapatkan Diskon!”

  2. “Lihat Katalog Desain Undangan”

  3. “Konsultasi Gratis via WhatsApp”

Pastikan tombol CTA terlihat jelas dengan warna kontras dan ditempatkan di beberapa area strategis, seperti di bagian atas, tengah, dan akhir halaman.

Menurut Unbounce (2024), mengganti warna tombol CTA menjadi lebih kontras (misalnya oranye atau hijau terang) bisa meningkatkan konversi hingga 35%.

8. Optimasi SEO untuk Landing Page

Agar landing page mudah ditemukan calon pelanggan, lakukan optimasi SEO sederhana.

Langkah-langkahnya:

  1. Gunakan kata kunci utama seperti “Landing Page Undangan Online” di judul, subjudul, dan paragraf.

  2. Tambahkan meta description yang menjelaskan isi halaman secara singkat (maksimal 160 karakter).

  3. Optimalkan gambar dengan nama file yang relevan, misalnya undangan-digital-elegan.jpg.

  4. Pastikan kecepatan halaman cepat diakses (bisa dicek melalui Google PageSpeed Insights).

Dengan SEO yang baik, landing page undanganmu dapat muncul di hasil pencarian Google ketika seseorang mencari “jual undangan digital” atau “desain undangan pernikahan online”.

9. Uji dan Analisis Performa Landing Page

Setelah landing page selesai dibuat, jangan berhenti di situ. Lakukan pengujian (A/B Testing) untuk mengetahui elemen mana yang paling efektif.

Misalnya:

  1. Versi A menggunakan headline “Pesan Undangan Sekarang”

  2. Versi B menggunakan “Buat Undangan Cantik Sesuai Gayamu”

Dengan data hasil pengunjung, kamu bisa melihat versi mana yang menghasilkan lebih banyak pemesanan.

Menurut Marketing Experiments (2024), bisnis yang rutin melakukan A/B testing bisa meningkatkan tingkat konversi hingga 49% lebih tinggi dibandingkan yang tidak melakukan evaluasi rutin.

Membuat landing page efektif untuk penjualan undangan online bukan sekadar soal desain yang cantik, tapi juga tentang strategi komunikasi yang tepat.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Cara Menghindari Kesalahan Saat Cetak Buku Yasin