Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM (2023), jumlah UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 65 juta unit usaha, dan lebih dari 60% di antaranya masih menggunakan kemasan sederhana. Padahal, penelitian dari Nielsen menyebutkan bahwa kemasan produk yang menarik dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen hingga 70% (Nielsen, 2022).
Artikel ini akan membahas beberapa kisah sukses UMKM, manfaat cetak packaging menarik, serta strategi sederhana yang bisa diterapkan untuk membawa bisnis kecil menuju kesuksesan.
Mengapa Packaging Itu Penting untuk UMKM?
Banyak orang berpikir bahwa kualitas produk adalah satu-satunya kunci sukses. Memang benar, tapi tanpa kemasan yang tepat, produk bisa kalah bersaing. Berikut alasan mengapa packaging sangat penting:
-
Menarik Perhatian Konsumen
Dalam rak minimarket atau toko online, konsumen cenderung memilih produk dengan visual menarik. Packaging yang kreatif bisa menjadi “salesman pertama” tanpa kata-kata. -
Membangun Branding
Kemasan bukan hanya pembungkus, tapi juga identitas merek. Logo, warna, dan desain yang konsisten bisa membuat produk UMKM lebih mudah dikenali. -
Menambah Nilai Produk
Produk sederhana bisa terlihat premium dengan kemasan yang tepat. Misalnya, keripik singkong dengan plastik polos mungkin dijual Rp5.000, tetapi dengan desain packaging modern, harganya bisa naik dua kali lipat. -
Perlindungan Produk
Packaging melindungi produk dari kerusakan, kontaminasi, hingga menjaga kualitas rasa dan aroma.
Kisah Sukses UMKM Berkat Cetak Packaging Menarik
1. Keripik Singkong "Rasa Nusantara"
Awalnya, produk ini hanya dikemas dalam plastik bening dengan stiker sederhana. Penjualannya stagnan meskipun rasanya enak. Setelah bekerja sama dengan percetakan lokal untuk membuat packaging modern dengan desain etnik dan warna cerah, penjualan meningkat 3 kali lipat dalam 6 bulan.
Menurut pemiliknya, konsumen mulai menganggap produknya sebagai oleh-oleh khas, bukan sekadar camilan biasa.
2. Kopi Bubuk "Kopi Pagi"
Sebuah UMKM kopi di Jawa Tengah memutuskan mengubah kemasannya dari kantong plastik ke pouch aluminium foil dengan zipper. Desainnya menampilkan ilustrasi petani kopi lokal, sehingga memberi nilai cerita (storytelling) kepada konsumen. Hasilnya, produk ini berhasil masuk ke marketplace besar dan diminati pembeli dari luar kota.
3. Sambal Botol "Mak Ina"
Produk sambal ini awalnya hanya dikemas dengan botol polos dan label seadanya. Setelah mengubah label menjadi desain full color dengan font modern, penjualan online meningkat drastis. Konsumen merasa produk lebih higienis dan profesional. Kini, "Mak Ina" sudah dipasarkan di beberapa supermarket lokal.
Kisah-kisah di atas membuktikan bahwa investasi pada cetak packaging menarik bukanlah pengeluaran sia-sia, melainkan strategi pemasaran yang efektif.
Strategi Packaging yang Bisa Ditiru UMKM
Bagi UMKM yang baru memulai, tidak perlu langsung mengeluarkan biaya besar. Ada beberapa strategi sederhana untuk membuat packaging lebih menarik:
-
Gunakan Warna yang Tepat
Warna memiliki psikologi tersendiri. Misalnya, warna merah cocok untuk makanan pedas, warna hijau untuk produk organik, dan warna emas untuk memberi kesan premium (Verywellmind, 2022). -
Desain Logo yang Konsisten
Logo sederhana tapi konsisten akan membuat produk lebih mudah diingat. Gunakan percetakan yang menawarkan layanan cetak logo di berbagai media. -
Pilih Bahan Kemasan yang Sesuai
-
Makanan ringan → pouch aluminium foil.
-
Minuman → botol plastik atau kaca dengan label stiker.
-
Fashion kecil → kotak kardus atau paper bag.
-
-
Tambahkan Informasi Produk
Sertakan tanggal produksi, komposisi, izin BPOM/PIRT, hingga barcode. Ini membuat konsumen lebih percaya dan merasa aman membeli produk UMKM. -
Gunakan Desain Storytelling
Ceritakan asal-usul produk atau bahan baku pada kemasan. Konsumen kini suka dengan produk yang punya cerita unik.
Peran Percetakan dalam Mendukung UMKM
Percetakan kini tidak hanya menyediakan layanan cetak standar, tetapi juga membantu UMKM dalam desain branding dan packaging. Banyak percetakan yang menawarkan:
-
Desain grafis gratis atau murah.
-
Pilihan bahan kemasan ramah lingkungan.
-
Cetak kemasan dalam jumlah kecil (print on demand), sehingga cocok untuk UMKM.
Dengan bekerja sama dengan percetakan profesional, UMKM bisa mendapatkan hasil kemasan yang lebih berkualitas dan kompetitif.
Tips Memilih Jasa Cetak Packaging untuk UMKM
Agar tidak salah memilih, berikut beberapa tips sederhana:
-
Pilih Percetakan dengan Portofolio
Lihat hasil karya mereka sebelumnya untuk memastikan kualitas. -
Perhatikan Minimum Order Quantity (MOQ)
Cari percetakan yang bisa melayani cetak dalam jumlah kecil, agar sesuai dengan kapasitas produksi UMKM. -
Gunakan Bahan Ramah Lingkungan
Tren konsumen saat ini lebih suka produk dengan kemasan yang eco-friendly. -
Tanyakan Proses Desain
Pastikan percetakan memberikan opsi revisi desain sebelum dicetak.
Manfaat Jangka Panjang Packaging Menarik
Banyak pelaku UMKM berpikir investasi pada packaging hanya menambah biaya. Padahal, jika dihitung dalam jangka panjang, manfaatnya jauh lebih besar:
-
Meningkatkan loyalitas konsumen.
-
Memudahkan masuk ke pasar modern atau e-commerce.
-
Meningkatkan persepsi kualitas produk.
-
Mendukung pemasaran online dengan tampilan foto produk yang lebih bagus.
Menurut survey dari Ipsos (2022), 72% konsumen mengaku lebih cenderung membeli produk dengan kemasan yang terlihat premium dan profesional, meskipun harganya lebih mahal sedikit.
Kisah sukses UMKM seperti keripik singkong, kopi bubuk, hingga sambal botol membuktikan bahwa cetak packaging menarik bisa menjadi jalan menuju peningkatan penjualan. Packaging bukan hanya pembungkus, melainkan media branding, marketing, sekaligus pelindung produk.
Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara
