Cetakan seperti brosur, company profile, packaging, hingga annual report bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga representasi dari profesionalisme sebuah brand. Saat perusahaan serius berinvestasi dalam kualitas cetak, konsumen akan lebih percaya dan loyal.
Cerita Sukses 1: UMKM Kopi Lokal yang Naik Kelas Berkat Packaging
Salah satu contoh sukses datang dari UMKM kopi lokal di Indonesia. Awalnya, produk mereka hanya dijual dengan kemasan plastik polos tanpa desain menarik. Hasilnya, meskipun rasanya enak, penjualannya sulit bersaing dengan brand besar.
Setelah berkolaborasi dengan percetakan profesional, mereka membuat packaging dengan desain modern, label full color, dan laminasi doff agar terlihat premium. Tak lama, produk ini mulai dilirik oleh kafe-kafe besar dan berhasil masuk ke rak supermarket.
Menurut riset dari Packaging of the World (2023), 72% konsumen mengaku keputusan membeli produk dipengaruhi oleh desain kemasan. Jadi, kisah UMKM kopi ini membuktikan bahwa investasi di percetakan bukan sekadar biaya, melainkan strategi branding yang mendatangkan keuntungan nyata.
Cerita Sukses 2: Perusahaan Teknologi dengan Annual Report Berkelas
Sebuah perusahaan teknologi di Jakarta juga punya kisah menarik. Setiap tahun mereka menerbitkan annual report untuk para investor. Awalnya, laporan ini dibuat seadanya, hitam-putih, dan lebih mirip laporan internal.
Namun, sejak menggandeng percetakan corporate, mereka membuat annual report dengan desain full color, infografis, dan cover elegan. Perubahan ini membuat para investor lebih mudah memahami data dan merasa percaya dengan profesionalisme perusahaan.
Menurut Harvard Business Review (2023), annual report yang dirancang menarik mampu meningkatkan engagement investor hingga 40%. Dari situ, perusahaan teknologi ini berhasil menambah kepercayaan investor baru, sekaligus memperkuat citra mereka sebagai brand modern.
Cerita Sukses 3: Event Organizer dengan Brosur dan Poster Profesional
Perusahaan event organizer (EO) biasanya mengandalkan promosi digital. Namun, salah satu EO ternama di Surabaya membuktikan bahwa cetakan tetap penting. Mereka membuat brosur lipat, poster besar, dan katalog event dengan desain premium.
Hasilnya, calon klien yang menerima brosur merasa lebih yakin karena EO ini terlihat profesional. Menurut survei dari Print is Big (2022), 56% konsumen lebih percaya pada informasi cetak dibanding digital karena dianggap lebih permanen dan kredibel.
Strategi sederhana ini membuat EO tersebut berhasil memenangkan tender event berskala internasional.
Mengapa Branding lewat Cetakan Efektif?
Ada beberapa alasan mengapa branding lewat cetakan masih sangat efektif, bahkan di era digital:
-
Kredibilitas Tinggi
Informasi dalam bentuk cetakan sering dianggap lebih valid. Misalnya, annual report fisik terlihat lebih serius dibandingkan hanya file PDF. -
Daya Ingat Konsumen Lebih Kuat
Menurut penelitian dari Two Sides (2023), materi cetak membuat orang 21% lebih mudah mengingat pesan brand dibanding konten digital. -
Nilai Estetika dan Koleksi
Brosur elegan, katalog eksklusif, atau kemasan premium sering disimpan konsumen, sehingga brand lebih lama melekat. -
Membedakan Brand
Saat banyak brand hanya fokus pada digital, perusahaan yang berani berinvestasi di cetakan berkualitas terlihat lebih menonjol.
Strategi Meningkatkan Branding lewat Cetakan
Berdasarkan cerita sukses di atas, berikut strategi yang bisa diterapkan perusahaan agar branding naik lewat media cetak:
-
Fokus pada Desain
Gunakan desain profesional yang sesuai dengan identitas brand. Warna, tipografi, dan layout harus konsisten dengan logo perusahaan. -
Pilih Material Berkualitas
Kertas tebal, laminasi doff/glossy, atau finishing emboss dapat menambah kesan premium. -
Sesuaikan dengan Target Pasar
Packaging kopi untuk anak muda bisa lebih colorful, sedangkan annual report untuk investor sebaiknya elegan dan formal. -
Gunakan Percetakan Corporate Profesional
Percetakan berpengalaman akan membantu bukan hanya mencetak, tetapi juga memberi konsultasi desain dan material yang tepat.
Dampak Jangka Panjang Branding lewat Cetakan
Investasi pada media cetak bukan hanya soal promosi sesaat, tapi juga dampak jangka panjang:
-
Meningkatkan Trust (Kepercayaan): Investor, partner, maupun konsumen lebih percaya pada brand dengan media cetak yang rapi.
-
Membangun Citra Premium: Kemasan dan materi cetak yang elegan menjadikan perusahaan terlihat eksklusif.
-
Meningkatkan Loyalitas Konsumen: Konsumen merasa lebih terhubung dengan brand yang menghadirkan pengalaman fisik berkualitas.
-
Membedakan dari Kompetitor: Tidak semua perusahaan berinvestasi di cetakan, sehingga ini bisa jadi keunggulan kompetitif.
Cerita sukses perusahaan yang brandingnya naik lewat cetakan menunjukkan bahwa media fisik masih sangat relevan. Mulai dari UMKM kopi, perusahaan teknologi, hingga event organizer, semuanya berhasil meningkatkan citra lewat investasi di percetakan.
Branding lewat cetakan bukan hanya soal tampilan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan, profesionalisme, dan pengalaman yang berkesan bagi konsumen. Jadi, jika perusahaan Anda ingin terlihat lebih kredibel, jangan ragu untuk mempertimbangkan percetakan corporate berkualitas sebagai bagian dari strategi branding.
Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara
