Namun, banyak orang belum mengetahui bahwa spanduk memiliki berbagai jenis yang dibedakan berdasarkan bahan dan kegunaannya. Pemilihan bahan yang tepat sangat penting agar spanduk awet, menarik, dan sesuai dengan lokasi penempatan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 7 jenis spanduk berdasarkan bahan dan kegunaannya secara sederhana.
1. Spanduk Flexi China
Spanduk jenis ini adalah yang paling populer dan sering dipilih karena harganya ekonomis. Bahan flexi China memiliki tekstur tipis dengan ketebalan sekitar 260–280 gsm.
Kelebihan:
-
Harga paling murah dibanding bahan lain.
-
Cocok untuk kebutuhan promosi jangka pendek.
-
Mudah dicetak dengan mesin digital printing.
Kekurangan:
-
Kurang tahan lama di luar ruangan.
-
Warna cepat pudar jika sering terkena panas dan hujan.
Kegunaan:
Biasanya dipakai untuk spanduk promosi toko, diskon musiman, atau acara singkat. Menurut situs percetakan Printerous (2023), bahan ini cocok dipakai maksimal 3 bulan.
2. Spanduk Flexi Korea
Bahan ini lebih tebal dibanding Flexi China, sekitar 280–340 gsm. Warnanya lebih tajam saat dicetak, dan kualitasnya lebih bagus.
Kelebihan:
-
Lebih kuat dan tahan lama.
-
Warna lebih solid dan cerah.
-
Bisa dipakai untuk indoor maupun outdoor.
Kekurangan:
-
Harga lebih mahal dibanding Flexi China.
Kegunaan:
Biasanya dipakai untuk spanduk toko permanen, baliho kecil, atau branding jangka menengah. Menurut PrintQoe (2024), bahan Flexi Korea bisa bertahan hingga 6 bulan di luar ruangan.
3. Spanduk Flexi Jerman
Bahan premium dengan ketebalan 340–400 gsm. Kualitas gambarnya sangat baik, bahkan detail kecil terlihat jelas.
Kelebihan:
-
Sangat awet di luar ruangan.
-
Tahan cuaca ekstrem (panas dan hujan).
-
Warna tajam dan tidak mudah pudar.
Kekurangan:
-
Harga lebih tinggi dibanding jenis lain.
Kegunaan:
Cocok untuk baliho besar, papan iklan, dan promosi jangka panjang. Menurut artikel di BannerBuzz (2023), bahan premium seperti ini bisa bertahan lebih dari 1 tahun jika dirawat dengan baik.
4. Spanduk Backlite
Berbeda dari flexi biasa, spanduk backlite memiliki keunggulan karena bisa ditembus cahaya dari belakang. Inilah mengapa bahan ini sering digunakan untuk papan reklame yang diberi lampu.
Kelebihan:
-
Tampilan lebih menarik saat diberi pencahayaan.
-
Cocok untuk promosi malam hari.
-
Kualitas cetak sangat bagus.
Kekurangan:
-
Harga relatif mahal.
-
Proses pemasangan lebih rumit karena butuh rangka dengan lampu.
Kegunaan:
Umumnya dipakai untuk iklan di jalan raya, neon box, atau papan reklame besar. Menurut Signage Industry Report (2022), backlite menjadi salah satu bahan favorit untuk iklan 24 jam.
5. Spanduk Vinyl
Bahan vinyl punya tekstur lebih halus dibanding flexi. Ketebalannya sekitar 250–300 gsm, dengan hasil cetak lebih rapi.
Kelebihan:
-
Permukaan halus sehingga hasil cetak lebih detail.
-
Tahan lama untuk indoor.
-
Cocok untuk printing resolusi tinggi.
Kekurangan:
-
Tidak sekuat flexi untuk outdoor.
-
Harga menengah ke atas.
Kegunaan:
Sering dipakai untuk event indoor, seminar, backdrop panggung, atau dekorasi dalam ruangan. Menurut Canva Design School (2023), vinyl lebih cocok untuk kebutuhan estetika ketimbang daya tahan cuaca.
6. Spanduk Mesh
Bahan mesh memiliki pori-pori kecil yang membuat angin bisa lewat tanpa merusak spanduk.
Kelebihan:
-
Sangat cocok untuk outdoor di area berangin.
-
Tidak mudah sobek meski terkena tekanan angin.
-
Lebih tahan lama dibanding flexi biasa.
Kekurangan:
-
Hasil cetak tidak sehalus vinyl karena ada pori-pori.
-
Harga lebih mahal.
Kegunaan:
Cocok dipakai untuk event outdoor besar, spanduk konser, atau iklan di gedung tinggi. Menurut Printmoz (2023), spanduk mesh adalah pilihan terbaik untuk area terbuka luas.
7. Spanduk Polyester (Kain)
Jenis spanduk terakhir adalah bahan kain polyester. Teksturnya mirip kain biasa namun lebih kuat, ringan, dan bisa dicetak digital.
Kelebihan:
-
Bisa dicuci dan dipakai berulang.
-
Ringan, mudah dilipat, dan praktis dibawa.
-
Tampilan lebih elegan dibanding flexi.
Kekurangan:
-
Tidak tahan lama jika terus-menerus outdoor.
-
Warna bisa sedikit pudar setelah dicuci berkali-kali.
Kegunaan:
Sering dipakai untuk event indoor, pameran, dan dekorasi yang membutuhkan kesan eksklusif. Menurut Fabric Banner Guide (2023), bahan polyester sangat digemari di industri event organizer.
Tips Memilih Spanduk yang Tepat
Agar tidak salah pilih, perhatikan beberapa tips berikut:
-
Tujuan penggunaan: untuk promosi singkat cukup pakai Flexi China, untuk jangka panjang bisa pilih Flexi Jerman.
-
Lokasi pemasangan: jika di luar ruangan, pilih yang tahan cuaca seperti mesh atau backlite.
-
Budget: sesuaikan dengan anggaran. Jangan memaksakan bahan premium jika kebutuhan hanya untuk acara sehari.
-
Desain: pilih bahan yang mendukung kualitas cetak sesuai desain spanduk Anda.
Setiap jenis spanduk punya karakteristik berbeda, baik dari segi bahan maupun kegunaannya. Mulai dari Flexi China yang murah, Flexi Korea yang seimbang, hingga Flexi Jerman yang premium, semua bisa dipilih sesuai kebutuhan. Untuk promosi malam hari, backlite lebih menarik, sementara spanduk kain polyester cocok untuk acara indoor.
Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara
