Bagaimana Media Cetak Meningkatkan Engagement dengan Klien
Home ☛ Blog  ☛  Bagaimana Media Cetak Meningkatkan Engagement dengan Klien
header-1
Baca Juga  Makna Mendalam di Balik Pemberian Buku Yasin dalam Takziah
Usaha Jaya Printing - Bagaimana Media Cetak Meningkatkan Engagement dengan Klien

1. Pentingnya Engagement dalam Hubungan Bisnis

Dalam dunia bisnis, engagement atau keterlibatan dengan klien menjadi salah satu faktor terpenting untuk menciptakan hubungan jangka panjang. Engagement bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan membangun kepercayaan, menciptakan komunikasi yang berkelanjutan, serta memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Menurut Harvard Business Review, pelanggan yang merasa terhubung secara emosional dengan sebuah brand memiliki nilai 52% lebih tinggi dibandingkan pelanggan biasa (HBR, 2022). Artinya, semakin besar engagement, semakin tinggi pula peluang retensi dan loyalitas klien.

Di sinilah media cetak hadir sebagai alat yang bisa memberikan sentuhan personal, berbeda dengan media digital yang cenderung cepat dilupakan.

2. Keunggulan Media Cetak dalam Meningkatkan Engagement

Banyak orang beranggapan media cetak sudah kalah dengan digital. Padahal, faktanya media cetak masih memiliki tempat yang kuat. Menurut penelitian Two Sides (2021), 65% orang lebih percaya informasi dari media cetak dibandingkan digital.

Beberapa keunggulan media cetak dalam membangun engagement dengan klien antara lain:

  1. Lebih personal dan nyata → brosur, kartu nama, atau katalog bisa dipegang langsung oleh klien sehingga memberikan kesan yang lebih kuat.

  2. Daya ingat lebih tinggi → penelitian dari Canada Post menunjukkan bahwa orang mengingat 70% lebih banyak informasi dari media cetak dibandingkan iklan digital.

  3. Memberikan nilai eksklusif → media cetak sering dianggap lebih profesional, sehingga klien merasa lebih dihargai.

3. Jenis Media Cetak yang Efektif untuk Engagement

a. Brosur dan Katalog Produk

Brosur dan katalog bukan sekadar media promosi, melainkan juga sarana komunikasi. Dengan desain menarik dan informasi detail, klien dapat memahami produk atau layanan secara lebih lengkap.

Contoh: perusahaan properti menggunakan katalog cetak untuk menampilkan desain rumah dengan gambar beresolusi tinggi. Klien bisa membolak-balik, menandai halaman, bahkan menyimpannya untuk diskusi keluarga. Hal ini jauh lebih interaktif dibandingkan hanya melihat iklan digital sekali lewat.

b. Kartu Nama dan Stationery Corporate

Kartu nama masih menjadi senjata utama dalam pertemuan bisnis. Memberikan kartu nama cetak menunjukkan profesionalisme dan niat serius untuk menjalin hubungan jangka panjang.

Selain itu, penggunaan stationery corporate (kop surat, map, atau invoice cetak) juga memperkuat identitas perusahaan. Klien merasa lebih dekat karena melihat konsistensi branding.

c. Packaging Produk

Packaging bukan hanya soal melindungi produk, tapi juga bagian dari strategi engagement. Desain kemasan yang menarik dapat membuat klien merasa lebih dihargai. Menurut Packaging Digest (2021), 72% konsumen mengaku keputusan membeli mereka dipengaruhi oleh desain kemasan.

d. Majalah Perusahaan dan Newsletter Cetak

Mengirimkan majalah internal atau newsletter cetak kepada klien dapat memberikan nilai tambah. Konten bisa berupa tips, berita industri, atau informasi produk terbaru. Klien merasa lebih dekat karena mendapatkan informasi eksklusif secara personal.

4. Media Cetak vs Digital: Kombinasi yang Tepat

Bukan berarti media cetak harus menggantikan digital. Justru keduanya bisa saling melengkapi.

Baca Juga  Berapa Lama Proses Cetak dalam Skala Besar?

Misalnya:

  1. Brosur cetak yang disertakan dengan QR Code menuju katalog digital interaktif.

  2. Undangan event cetak yang memberikan kesan elegan, namun juga mencantumkan link registrasi online.

  3. Packaging dengan kode unik yang bisa di-scan untuk masuk ke program loyalitas digital.

Strategi omnichannel marketing ini membuat engagement lebih kuat, karena klien mendapat pengalaman offline yang nyata sekaligus online yang praktis.

5. Studi Kasus: Perusahaan yang Berhasil dengan Media Cetak

a. Starbucks

Selain kampanye digital, Starbucks masih menggunakan kartu cetak untuk program loyalitas di beberapa negara. Hal ini menciptakan pengalaman fisik yang membuat pelanggan merasa lebih terhubung dengan brand.

b. IKEA

Katalog cetak IKEA menjadi salah satu contoh paling sukses. Setiap tahun, katalog ini ditunggu-tunggu karena menampilkan desain interior inspiratif. Bahkan, banyak orang menyimpannya sebagai referensi, yang berarti engagement jangka panjang berhasil tercipta.

c. UMKM Lokal

Banyak UMKM makanan dan minuman yang menggunakan packaging cetak menarik dengan tambahan pesan personal seperti "Terima kasih sudah membeli". Sentuhan kecil ini membuat pelanggan merasa diperhatikan, sehingga engagement meningkat secara alami.

6. Tips Memanfaatkan Media Cetak untuk Engagement

Agar media cetak benar-benar efektif dalam membangun hubungan dengan klien, perusahaan bisa menerapkan tips berikut:

  1. Kenali target audiens – apakah mereka lebih suka brosur elegan, packaging unik, atau newsletter informatif.

  2. Gunakan desain konsisten – sesuaikan dengan identitas brand agar lebih mudah diingat.

  3. Tambahkan personalisasi – contoh: nama klien pada surat penawaran atau ucapan terima kasih di packaging.

  4. Kombinasikan dengan digital – jangan ragu menghubungkan media cetak dengan media online untuk pengalaman lebih lengkap.

  5. Fokus pada kualitas cetakan – kertas, tinta, dan desain yang berkualitas akan meninggalkan kesan lebih profesional.

7. Peran Percetakan dalam Meningkatkan Engagement

Untuk menciptakan media cetak yang benar-benar berdampak, tentu perusahaan membutuhkan mitra percetakan yang profesional. Percetakan berpengalaman dapat membantu dalam hal:

  1. Pemilihan bahan dan finishing terbaik.

  2. Desain yang sesuai dengan tren visual terkini.

  3. Proses cetak cepat dan berkualitas tinggi.

  4. Layanan konsultasi agar hasil cetakan benar-benar sesuai dengan tujuan bisnis.

Dengan dukungan percetakan yang tepat, media cetak tidak hanya menjadi alat promosi, tetapi juga jembatan untuk menciptakan hubungan lebih erat dengan klien.

Media cetak terbukti masih sangat relevan dalam meningkatkan engagement dengan klien. Brosur, katalog, kartu nama, packaging, hingga majalah perusahaan mampu menciptakan pengalaman yang personal, profesional, dan berkesan.

Di era digital, media cetak justru menjadi nilai tambah karena memberikan interaksi nyata yang tidak bisa sepenuhnya digantikan teknologi online. Kombinasi strategi cetak dan digital akan menciptakan engagement yang lebih kuat, membangun loyalitas, serta memperkuat citra perusahaan di mata klien.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Langkah-langkah Pemesanan Buku Yasin Custom