Bagaimana Proses Produksi Undangan di Percetakan Profesional
Home ☛ Blog  ☛  Bagaimana Proses Produksi Undangan di Percetakan Profesional
header-1
Baca Juga  Panduan Membuat Kalender Meja Perusahaan yang Profesional
Usaha Jaya Printing - Pernahkah kamu menerima undangan pernikahan atau acara penting yang terlihat sangat elegan dan berkesan? Di balik tampilan cantik undangan tersebut, ada proses panjang dan detail yang dilakukan oleh percetakan profesional. Proses produksi undangan bukan hanya sekadar mencetak desain di atas kertas, tetapi juga melibatkan berbagai tahapan mulai dari konsep, desain, pemilihan bahan, pencetakan, hingga proses akhir seperti pemotongan dan finishing.

Memahami bagaimana proses ini berlangsung bisa membantu kamu memilih percetakan yang tepat dan memastikan hasil undangan sesuai harapan. Berdasarkan penjelasan dari PrintWeek Indonesia (2023), percetakan profesional biasanya memiliki standar dan prosedur tertentu untuk menjamin kualitas hasil cetak tetap konsisten.

1. Tahap Perencanaan dan Konsultasi Desain

Semua proses dimulai dari perencanaan dan konsultasi desain. Pada tahap ini, pelanggan akan berdiskusi dengan tim desain percetakan untuk menentukan konsep undangan yang diinginkan, seperti tema, warna, ukuran, dan jenis bahan.

Misalnya, jika undangan ditujukan untuk acara pernikahan, desainnya biasanya dibuat lebih elegan dan romantis, sementara untuk acara formal perusahaan bisa lebih minimalis dan profesional.

Menurut Sumber: Canva Design School (2024), pemilihan warna dan tipografi yang tepat sangat penting karena dapat memengaruhi kesan pertama penerima undangan. Setelah konsep disepakati, tim desain akan membuat mock-up digital untuk mendapatkan persetujuan dari klien sebelum masuk tahap produksi.

2. Pemilihan Bahan dan Jenis Kertas

Setelah desain final disetujui, langkah berikutnya adalah memilih bahan cetak. Percetakan profesional biasanya menyediakan berbagai jenis kertas seperti:

  1. Art paper: permukaannya halus dan mengkilap, cocok untuk hasil warna yang tajam.

  2. Jasmine paper: memiliki efek kilau lembut, sering digunakan untuk undangan pernikahan.

  3. Matte paper: tidak mengkilap dan elegan, cocok untuk tampilan klasik.

  4. Ivory paper: berwarna krem lembut dengan tekstur halus.

Pemilihan kertas disesuaikan dengan tema dan budget klien. Sebagaimana dijelaskan dalam Majalah Grafika Indonesia (2023), kualitas bahan cetak sangat berpengaruh terhadap daya tahan dan tampilan undangan, sehingga tidak boleh dianggap remeh.

3. Proses Cetak (Printing Process)

Tahap utama dalam produksi adalah proses pencetakan. Di percetakan profesional, ada dua teknologi utama yang digunakan, yaitu:

a. Digital Printing

Metode ini cocok untuk cetak undangan dalam jumlah sedikit dan waktu cepat. Hasil warnanya tajam dan prosesnya fleksibel karena tidak memerlukan plat cetak.

b. Offset Printing

Sebaliknya, teknik ini digunakan untuk jumlah besar dengan kualitas tinggi. Walau proses awalnya lebih lama karena perlu pembuatan plat, hasil cetaknya lebih stabil dan hemat untuk produksi massal.

Menurut Printondemandworldwide.com (2024), banyak percetakan profesional kini mengombinasikan kedua metode tersebut sesuai kebutuhan proyek, agar hasil optimal dan efisien biaya.

4. Proses Pemotongan dan Pelipatan

Setelah kertas dicetak sesuai desain, lembaran undangan besar akan masuk ke tahap pemotongan (cutting) menggunakan mesin potong presisi. Mesin ini memastikan setiap undangan memiliki ukuran seragam.

Baca Juga  Apa Itu Company Profile Cetak dan Fungsinya?

Jika desain undangan memiliki lipatan, seperti model lipat tiga atau amplop, maka dilakukan tahap folding (pelipatan). Proses ini bisa dilakukan secara manual atau otomatis tergantung bentuk desain.

Menurut Sumber: Print Industry Association (2022), kesalahan pemotongan sekecil apa pun dapat memengaruhi tampilan akhir dan bahkan membuat undangan terlihat tidak profesional, sehingga dibutuhkan ketelitian tinggi dalam tahap ini.

5. Proses Finishing dan Hiasan Tambahan

Finishing adalah tahapan terakhir dan paling menentukan estetika undangan. Ada banyak jenis finishing yang bisa diterapkan, antara lain:

  1. Laminasi: memberikan lapisan pelindung (doff atau glossy) agar permukaan undangan lebih awet dan tahan air.

  2. Hot Print: teknik menambahkan foil metalik seperti emas atau perak untuk tampilan mewah.

  3. Emboss/Deboss: memberikan efek timbul atau cekung pada teks atau logo.

  4. Die Cut: memotong undangan dengan bentuk khusus, misalnya motif bunga atau pola unik.

Sebagaimana dijelaskan oleh Designhill (2024), sentuhan finishing tidak hanya menambah keindahan, tetapi juga meningkatkan persepsi nilai dari undangan itu sendiri. Karena itu, banyak percetakan profesional menawarkan opsi personalisasi pada tahap ini.

6. Quality Control (Pemeriksaan Kualitas)

Sebelum undangan dikemas dan dikirim ke pelanggan, dilakukan tahap quality control. Setiap undangan diperiksa untuk memastikan warna konsisten, potongan rapi, dan tidak ada kesalahan cetak.

Tahapan ini penting karena menurut Grafika News (2023), sekitar 15% hasil cetak bisa mengalami cacat ringan bila tidak dilakukan pemeriksaan kualitas. Oleh sebab itu, percetakan profesional biasanya memiliki tim khusus untuk memastikan semua produk layak kirim.

7. Pengemasan dan Pengiriman

Setelah dinyatakan lolos kontrol kualitas, undangan dikemas dengan hati-hati agar tidak tergores atau rusak selama pengiriman. Beberapa percetakan juga menyediakan layanan pengantaran langsung ke alamat pelanggan atau jasa ekspedisi terpercaya.

Percetakan yang profesional akan memastikan undangan tiba tepat waktu dan dalam kondisi sempurna, karena kepercayaan pelanggan sangat bergantung pada ketepatan waktu serta kualitas layanan mereka.

8. Pentingnya Memilih Percetakan Profesional

Bagi kamu yang sedang merencanakan acara penting, memilih percetakan undangan profesional sangat disarankan. Mengapa? Karena percetakan yang berpengalaman:

  1. Memiliki peralatan modern untuk hasil cetak berkualitas.

  2. Menyediakan tim desain kreatif dan komunikatif.

  3. Menjamin ketepatan waktu produksi.

  4. Memberikan banyak opsi finishing dan bahan.

Menurut Kompas.com (2024), lebih dari 70% pelanggan merasa puas dengan hasil undangan jika mereka memilih percetakan yang memiliki reputasi baik dan transparansi proses produksi.

Proses produksi undangan di percetakan profesional bukanlah hal sederhana. Mulai dari perencanaan desain, pemilihan bahan, proses cetak, pemotongan, hingga finishing dan quality control, semuanya dilakukan dengan ketelitian tinggi agar menghasilkan undangan yang indah dan berkualitas.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Mengenal Teknik Emboss dan Deboss dalam Undangan