Menurut laporan Printing Impressions (2023), kecepatan produksi percetakan skala besar bisa berbeda hingga 40% antara mesin offset dan digital printing, tergantung pada kompleksitas pekerjaan. Artinya, memahami alur kerja sangat penting agar bisnis bisa mengatur strategi promosi dengan tepat waktu.
Faktor yang Menentukan Lama Proses Cetak
1. Jenis Mesin Cetak
-
Offset Printing: Cocok untuk jumlah ribuan hingga ratusan ribu eksemplar. Proses awal (pembuatan plat cetak) memakan waktu lebih lama, tetapi setelah siap, produksi bisa sangat cepat.
-
Digital Printing: Tidak memerlukan plat, sehingga lebih cepat untuk start produksi. Namun, kecepatannya terbatas jika jumlahnya terlalu besar.
2. Jumlah Cetakan
Semakin besar jumlah pesanan, semakin panjang durasi pengerjaan. Walau begitu, dalam skala massal, waktu produksi per eksemplar sebenarnya lebih singkat karena mesin sudah berjalan stabil.
3. Jenis Material Kertas
Kertas tebal atau khusus (seperti art paper, ivory, atau duplex) memerlukan pengaturan mesin yang berbeda. Proses pengeringan tinta pun bisa lebih lama dibanding kertas HVS biasa.
4. Desain dan Warna
-
Full color (CMYK) dengan gambar detail memakan waktu lebih lama dibanding cetakan 1–2 warna.
-
Proses kalibrasi warna juga bisa menambah durasi produksi.
5. Proses Finishing
Setelah dicetak, produk biasanya tidak langsung siap dipakai. Ada tahapan tambahan seperti:
-
laminasi
-
pemotongan (cutting)
-
lipat (folding)
-
jahit/klem (binding)
Tahap ini bisa menambah waktu antara 1–3 hari, tergantung kompleksitas.
6. Antrian Produksi di Percetakan
Jika percetakan sedang penuh pesanan, jadwal produksi Anda bisa mundur. Oleh karena itu, pemilihan vendor yang memiliki kapasitas produksi besar sangat memengaruhi waktu selesai.
Rata-Rata Durasi Cetak Skala Besar
Untuk memberi gambaran, berikut perkiraan rata-rata waktu cetak:
| Produk | Jumlah Cetakan | Estimasi Waktu (Offset) | Estimasi Waktu (Digital) |
|---|---|---|---|
| Brosur | 10.000 pcs | 2–3 hari | 4–5 hari |
| Katalog | 5.000 pcs | 3–5 hari | 6–7 hari |
| Kalender | 20.000 pcs | 5–7 hari | Tidak direkomendasikan |
| Annual Report | 2.000 pcs | 3–4 hari | 5–6 hari |
(Sumber: Data prakiraan produksi percetakan komersial, PrintingUnited.org & Printivity.com).
Strategi Mempercepat Proses Cetak
-
Siapkan Desain Final Sejak Awal
File desain yang sudah fix (tidak bolak-balik revisi) akan menghemat waktu 1–2 hari pada tahap proofing. -
Pilih Vendor dengan Kapasitas Produksi Besar
Vendor percetakan besar biasanya memiliki beberapa mesin sekaligus. Sehingga produksi dapat dilakukan paralel untuk mempercepat waktu selesai. -
Gunakan Jenis Cetak yang Tepat
-
Jumlah besar → gunakan offset printing.
-
Jumlah kecil–menengah → gunakan digital printing.
-
Perhatikan Deadline Musiman
Menjelang tahun baru, lebaran, atau musim promosi besar, biasanya permintaan meningkat drastis. Jika ingin hasil cepat, pesan jauh-jauh hari. -
Konsultasi Sejak Awal
Diskusikan kebutuhan Anda dengan pihak percetakan. Biasanya mereka bisa memberikan estimasi yang lebih realistis sesuai kapasitas mesin dan antrian produksi.
Studi Kasus: Cetak Kalender Perusahaan
Sebuah perusahaan besar di Jakarta ingin mencetak 50.000 kalender meja sebagai hadiah akhir tahun untuk klien. Mereka menggunakan percetakan offset dengan 3 mesin berjalan paralel.
-
Prepress & plat cetak: 1 hari
-
Proses cetak: 3 hari
-
Finishing (potong, spiral, packing): 3 hari
Total durasi: 7 hari kerja. Jika perusahaan terlambat memesan (misalnya di bulan Desember), antrian percetakan bisa membuat waktu molor hingga 2 minggu.
(Sumber: Wawancara vendor percetakan komersial lokal, 2024).
Intership SMKN 1 Bungo
