Cara Membuat Spanduk Restoran agar Lebih Ramai Pengunjung
Home ☛ Blog  ☛  Cara Membuat Spanduk Restoran agar Lebih Ramai Pengunjung
header-1
Baca Juga  Jenis Binding Kalender: Spiral, Lem, atau Jahit?
Usaha Jaya Printing - Dalam dunia kuliner yang semakin kompetitif, menarik perhatian calon pelanggan adalah tantangan utama. Banyak restoran memiliki rasa yang enak, harga bersaing, bahkan pelayanan yang baik, namun sering kali sepi pengunjung. Salah satu alasan utamanya adalah kurangnya strategi promosi yang tepat.

Spanduk adalah salah satu media promosi paling sederhana, hemat biaya, namun efektif untuk menarik perhatian orang. Menurut data dari Printivity (2023), media visual luar ruang seperti spanduk mampu meningkatkan brand awareness hingga 47% lebih tinggi dibanding promosi digital yang hanya dilihat sekilas di layar. Artinya, spanduk restoran bisa menjadi “pintu masuk” utama yang membuat orang penasaran dan akhirnya mampir ke tempat Anda.

Artikel ini akan membahas cara membuat spanduk restoran agar lebih ramai pengunjung dengan langkah-langkah sederhana yang bisa langsung Anda terapkan.

1. Tentukan Tujuan Spanduk Restoran Anda

Sebelum membuat spanduk, Anda perlu menentukan tujuan utama dari promosi tersebut. Misalnya:

  1. Menarik pengunjung baru.

  2. Mengumumkan promo spesial (diskon, paket hemat, atau menu baru).

  3. Membuat restoran lebih dikenal masyarakat sekitar.

Menurut riset HubSpot (2022), pesan promosi yang terlalu umum akan lebih mudah diabaikan. Jadi, spanduk restoran Anda sebaiknya fokus pada satu pesan utama agar lebih efektif.

Contoh:
Alih-alih menulis “Restoran Enak dan Murah”, lebih baik tulis “Diskon 30% untuk Menu Ayam Bakar Setiap Hari Rabu”.

2. Gunakan Warna yang Menggugah Selera

Warna punya pengaruh besar dalam memengaruhi psikologi konsumen. Dalam industri kuliner, beberapa warna terbukti mampu meningkatkan nafsu makan.

  1. Merah & Kuning → Meningkatkan rasa lapar dan membuat orang lebih cepat tertarik (sumber: Color Psychology in Marketing, Verywell Mind, 2021).

  2. Hijau → Cocok untuk restoran sehat atau menu organik.

  3. Oranye → Memberi kesan hangat dan ramah.

Maka, jika restoran Anda menjual makanan cepat saji, gunakan kombinasi merah dan kuning. Tapi, kalau menjual salad atau makanan sehat, warna hijau lebih tepat.

3. Pilih Font yang Mudah Dibaca

Spanduk restoran biasanya dipasang di pinggir jalan atau tempat ramai. Artinya, orang hanya punya waktu 3-5 detik untuk membaca isi spanduk Anda (sumber: Outdoor Advertising Association of America).

Maka, gunakan font yang tegas, sederhana, dan mudah terbaca dari jauh. Hindari font terlalu dekoratif yang sulit dibaca.

Rekomendasi font untuk spanduk restoran:

  1. Sans Serif (Arial, Helvetica, Montserrat).

  2. Bold agar teks terlihat jelas.

  3. Ukuran besar untuk kata kunci utama, misalnya “DISKON 50%” atau “MENU BARU”.

4. Tampilkan Foto Makanan yang Menggoda

Menurut studi dari MDPI (2020), gambar makanan yang realistis dapat meningkatkan keinginan membeli hingga 35% lebih tinggi dibanding teks saja. Itu sebabnya, spanduk restoran sebaiknya tidak hanya berisi tulisan, tapi juga foto makanan andalan Anda.

Tips menampilkan foto makanan:

  1. Gunakan foto asli, bukan gambar dari internet.

  2. Pastikan pencahayaan bagus agar makanan terlihat segar.

  3. Fokus pada satu atau dua menu andalan saja.

Contoh: Jika restoran Anda terkenal dengan sate kambing, tampilkan foto sate dengan asap yang masih mengepul agar terlihat lebih menggoda.

Baca Juga  Jenis Binding Kalender: Spiral, Lem, atau Jahit?

5. Tambahkan Call to Action (CTA) yang Jelas

Call to Action adalah ajakan langsung agar orang melakukan sesuatu. CTA pada spanduk restoran harus singkat, jelas, dan menarik.

Contoh CTA untuk spanduk restoran:

  1. “Coba Sekarang, Diskon 20%!”

  2. “Gratis Es Teh untuk Setiap Pembelian Nasi Goreng”

  3. “Datang Hari Ini, Nikmati Paket Hemat!”

Menurut riset dari WordStream (2022), promosi dengan CTA jelas memiliki tingkat respon hingga 202% lebih tinggi dibanding promosi tanpa ajakan.

6. Sesuaikan Ukuran dan Lokasi Spanduk

Spanduk yang bagus tapi salah penempatan tidak akan efektif. Anda harus memikirkan ukuran dan lokasi spanduk agar sesuai dengan target audiens restoran Anda.

  1. Ukuran besar (3x1 meter atau lebih): Cocok dipasang di pinggir jalan utama.

  2. Ukuran sedang (2x1 meter): Cocok dipasang di depan restoran.

  3. Ukuran kecil (1x0,5 meter): Cocok untuk area parkiran atau depan pintu masuk.

Penempatan yang baik adalah di tempat dengan lalu lintas tinggi, misalnya:

  1. Dekat lampu merah.

  2. Pinggir jalan utama menuju area perumahan.

  3. Dekat kampus atau sekolah (jika targetnya anak muda).

7. Gunakan Bahasa Promosi yang Sederhana

Spanduk restoran harus menggunakan bahasa yang singkat, jelas, dan langsung ke poin utama. Hindari kalimat panjang yang membuat orang malas membaca.

Contoh kalimat efektif:

  1. “Ayam Geprek + Nasi + Es Teh Hanya Rp15.000”

  2. “Diskon 30% untuk Menu Keluarga, Setiap Weekend”

Gunakan juga kata-kata yang memicu rasa penasaran seperti: lezat, gurih, pedas, spesial, hemat, murah meriah.

8. Tambahkan Informasi Kontak & Lokasi

Jangan lupa, spanduk restoran juga bisa berfungsi sebagai penunjuk arah. Sertakan informasi penting seperti:

  1. Alamat singkat (misalnya: “Jl. Merdeka No. 10, Depan Pasar Utama”).

  2. Nomor WhatsApp untuk pemesanan.

  3. Media sosial (Instagram, TikTok, atau Facebook).

Menurut laporan Statista (2023), 65% pelanggan lebih percaya untuk mencoba restoran baru jika mereka bisa melihat ulasan atau aktivitas media sosialnya. Maka, menambahkan akun Instagram di spanduk bisa menjadi strategi jitu.

9. Konsistensi Branding

Jika restoran Anda punya logo, warna khas, atau slogan, pastikan itu muncul di spanduk. Konsistensi visual membantu pelanggan lebih mudah mengenali bisnis Anda.

Sebagai contoh, restoran cepat saji global seperti McDonald’s selalu konsisten dengan warna merah-kuning dan logo “M”. Dengan begitu, meski hanya melihat sekilas, orang langsung tahu itu adalah McDonald’s.

10. Evaluasi dan Perbarui Spanduk Secara Berkala

Jangan biarkan spanduk restoran Anda usang atau pudar karena cuaca. Ganti desain atau konten setiap 3-6 bulan sekali, terutama jika ada promo baru. Spanduk yang selalu terlihat segar akan lebih menarik perhatian pengunjung.

Membuat spanduk restoran yang efektif bukan sekadar soal mencetak banner besar dengan gambar makanan. Anda perlu memikirkan pesan utama, desain visual, warna, font, CTA, foto makanan, lokasi penempatan, hingga konsistensi branding.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Layanan Apa Saja yang Ditawarkan Percetakan untuk Corporate?