Cara Membuat Spanduk Toko agar Ramai Dikunjungi
Home ☛ Blog  ☛  Cara Membuat Spanduk Toko agar Ramai Dikunjungi
header-1
Baca Juga  Proses Pembuatan Buku Yasin dari Desain hingga Finishing
Usaha Jaya Printing - Spanduk adalah salah satu media promosi paling populer karena harganya relatif murah, mudah dibuat, dan dapat menjangkau banyak orang secara langsung. Menurut Kompas.com (2022), media visual seperti spanduk mampu meningkatkan perhatian calon konsumen hingga 70% lebih tinggi dibandingkan promosi hanya lewat tulisan.

Bayangkan, orang yang lewat depan toko akan langsung melihat spanduk. Jika desainnya menarik dan informasinya jelas, kemungkinan besar mereka akan mampir.

1. Tentukan Tujuan Spanduk

Langkah pertama dalam membuat spanduk toko adalah menentukan tujuannya. Apakah spanduk digunakan untuk:

  1. Memberitahu lokasi toko?

  2. Promosi diskon atau produk baru?

  3. Membangun branding toko?

Misalnya, jika tujuan utamanya promosi diskon, maka kalimat yang harus ditonjolkan adalah angka potongan harga. Sementara jika untuk branding, nama toko dan logo harus lebih besar serta terlihat jelas.

2. Pilih Warna yang Menarik dan Tepat

Warna adalah elemen pertama yang dilihat orang dari sebuah spanduk. Menurut Canva Design School (2023), warna memiliki pengaruh psikologis terhadap konsumen. Misalnya:

  1. Merah → Menarik perhatian, cocok untuk diskon.

  2. Biru → Memberikan kesan profesional dan dipercaya.

  3. Kuning → Ceria dan membuat orang mudah melihat dari jauh.

  4. Hijau → Memberi kesan segar, cocok untuk produk makanan atau sayuran.

Tips: Gunakan kombinasi maksimal 2–3 warna utama agar desain tetap rapi. Hindari warna terlalu mencolok yang membuat tulisan sulit dibaca.

3. Gunakan Tulisan yang Mudah Dibaca

Tujuan spanduk adalah menyampaikan informasi secara cepat. Karena itu, pilih font yang tebal, sederhana, dan mudah dibaca dari jauh.

Jenis font seperti Arial Black, Impact, atau Helvetica Bold bisa jadi pilihan. Hindari font terlalu dekoratif karena akan membuat orang kesulitan membaca, terutama saat mereka sedang berjalan atau berkendara.

Contoh tulisan yang tepat:
“DISKON 50% SEMUA PRODUK”
“Nikmati potongan harga spesial hingga setengah harga di toko kami hari ini”

Kalimat pendek, padat, dan langsung ke inti lebih efektif.

4. Tambahkan Informasi yang Relevan

Spanduk toko yang baik bukan hanya menampilkan nama toko, tetapi juga informasi yang benar-benar dibutuhkan pengunjung. Beberapa hal penting yang sebaiknya ada di spanduk:

  1. Nama toko & logo

  2. Jenis produk yang dijual

  3. Promo atau keunggulan toko

  4. Alamat atau titik lokasi (jika spanduk dipasang di luar area toko)

  5. Kontak (opsional, misalnya WhatsApp atau Instagram)

Jangan memasukkan terlalu banyak teks. Ingat, spanduk bukan brosur. Gunakan kalimat ringkas dengan poin penting saja.

5. Pilih Ukuran Spanduk yang Tepat

Ukuran spanduk harus disesuaikan dengan lokasi pemasangan. Menurut data dari Sribu.com (2023), ukuran spanduk toko yang paling sering dipakai adalah:

  1. 2 x 1 meter → Cukup besar untuk depan toko kecil.

  2. 4 x 1 meter → Cocok untuk toko pinggir jalan besar.

  3. 6 x 1 meter → Ideal untuk toko besar atau promosi event khusus.

Baca Juga  Promo dan Diskon Buku Yasin untuk Pemesanan Banyak

Pastikan ukuran spanduk proporsional dengan lebar toko agar terlihat serasi.

6. Gunakan Gambar Produk Berkualitas

Jika toko menjual produk spesifik (misalnya pakaian, makanan, atau elektronik), tambahkan gambar produk utama pada spanduk. Menurut ResearchGate (2021), visual produk meningkatkan kepercayaan calon pembeli hingga 65%.

Tips:

  1. Gunakan foto dengan resolusi tinggi.

  2. Jangan terlalu banyak gambar, cukup 1–2 produk unggulan.

  3. Pastikan gambar relevan dengan promo.

Misalnya, jika ada promo “Diskon Sepatu 50%”, tampilkan gambar sepatu terbaik di spanduk.

7. Tambahkan Call to Action (CTA)

CTA atau ajakan bertindak adalah kalimat singkat yang mendorong orang untuk segera datang ke toko.

Contoh CTA yang bisa dipakai:

  1. “Kunjungi Toko Kami Hari Ini!”

  2. “Stok Terbatas, Buruan Datang!”

  3. “Promo Hanya Berlaku Minggu Ini!”

Kalimat ini sederhana, tetapi mampu membuat calon pembeli merasa tidak ingin ketinggalan.

8. Gunakan Bahan Spanduk yang Tahan Lama

Percuma jika desain spanduk sudah bagus tapi bahannya mudah rusak. Gunakan bahan frontlite atau flexi 280–340 gsm yang tahan panas dan hujan.

Menurut PrintQoe (2022), bahan spanduk berkualitas mampu bertahan hingga 6–12 bulan di luar ruangan. Hal ini akan lebih hemat biaya promosi karena spanduk tidak cepat kusam.

9. Perhatikan Penempatan Spanduk

Lokasi pemasangan spanduk sangat menentukan efektivitasnya. Pastikan spanduk dipasang di tempat yang strategis dan mudah dilihat.

Tips penempatan:

  1. Tepat di depan toko dengan ketinggian ideal (tidak terlalu tinggi atau rendah).

  2. Jika dipasang di jalan, pastikan tidak terhalang pohon atau tiang listrik.

  3. Arahkan spanduk ke arus lalu lintas utama.

Semakin banyak orang melihat spanduk, semakin besar kemungkinan mereka mampir ke toko.

10. Evaluasi Efektivitas Spanduk

Setelah spanduk terpasang, lakukan evaluasi. Tanyakan kepada pembeli baru, “Apakah tahu toko ini dari spanduk?” Dengan cara ini, Anda bisa mengukur seberapa efektif spanduk sebagai media promosi.

Jika hasilnya kurang maksimal, coba perbaiki dari segi desain, warna, atau posisi pemasangan.

Membuat spanduk toko agar ramai dikunjungi tidak hanya soal desain yang bagus, tetapi juga bagaimana pesan promosi bisa sampai dengan jelas dan cepat. Mulai dari menentukan tujuan, memilih warna, menata tulisan, hingga memilih lokasi pemasangan, semua berperan penting untuk menarik perhatian calon pembeli.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Rahasia Ketahanan Warna pada Buku Yasin Berkualitas