Cara Menyusun Doa dan Foto di Buku Yasin
Home ☛ Blog  ☛  Cara Menyusun Doa dan Foto di Buku Yasin
header-1
Baca Juga  Panduan Desain Undangan Ulang Tahun Anak yang Lucu dan Ceria
Usaha Jaya Printing - Buku Yasin bukan sekadar bacaan surah Yasin, tetapi juga simbol doa dan penghormatan untuk orang yang telah meninggal dunia. Karena itu, penempatan doa dan foto di dalamnya perlu diperhatikan agar terlihat sopan, rapi, dan mudah dibaca.

Menurut sumber dari Islamic Relief Indonesia (2023), Buku Yasin berfungsi sebagai media untuk memperbanyak doa kepada Allah bagi almarhum dan menjadi pengingat amal kebaikan. Maka, desain dan susunan yang baik bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal penghormatan dan makna spiritual.

Ketika doa dan foto disusun dengan rapi, pembaca lebih fokus, dan kenangan terhadap almarhum terasa lebih hidup. Buku Yasin yang tertata juga memberi kesan profesional, terutama jika digunakan untuk acara tahlilan, haul, atau kenduri.

Elemen Penting yang Harus Ada dalam Buku Yasin

Sebelum menyusun doa dan foto, penting memahami komponen utama Buku Yasin. Biasanya, isi Buku Yasin meliputi:

  1. Halaman Sampul – berisi nama almarhum/almarhumah, tanggal wafat, dan desain khas (misalnya motif batik, floral, atau polos elegan).

  2. Halaman Pembuka – umumnya berisi kata sambutan atau ucapan terima kasih dari keluarga.

  3. Foto Almarhum – disusun di bagian depan atau setelah halaman pembuka.

  4. Doa dan Tahlil – berisi bacaan doa-doa penting seperti doa arwah, doa tahlil, doa qunut, dan doa khatmil Quran.

  5. Surah Yasin dan Doa Penutup – menjadi inti utama Buku Yasin.

Sumber dari NU Online (2024) menyebutkan bahwa format Buku Yasin bisa disesuaikan dengan kebutuhan acara. Namun, secara umum, urutan doa dan penempatan foto tetap mengikuti etika dan tata krama keislaman.

Langkah-Langkah Cara Menyusun Doa dan Foto di Buku Yasin

Berikut panduan sederhana untuk menyusun Buku Yasin agar hasilnya maksimal dan berkesan:

a. Tentukan Tema Buku Yasin

Langkah pertama adalah menentukan tema atau konsep Buku Yasin. Tema ini akan menentukan nuansa desain dan penempatan elemen di dalamnya.
Misalnya:

  1. Tema klasik islami: menggunakan ornamen kaligrafi dan warna emas.

  2. Tema modern minimalis: warna lembut seperti putih, krem, atau pastel.
    Tema yang sesuai membuat keseluruhan isi tampak selaras dan nyaman dibaca.

b. Letakkan Foto dengan Posisi Tepat

Foto biasanya ditempatkan di halaman awal Buku Yasin, setelah halaman ucapan terima kasih atau sebelum doa.
Beberapa tips:

  1. Gunakan foto berwarna dengan resolusi tinggi.

  2. Pilih pose sopan dan wajah tersenyum lembut agar terlihat berwibawa.

  3. Tambahkan bingkai tipis atau motif floral lembut agar tidak kaku.

  4. Hindari foto terlalu besar yang mendominasi halaman.

Menurut Majalah Desain Grafis Indonesia (2024), tata letak yang seimbang antara gambar dan teks meningkatkan nilai visual dan profesionalitas buku.

c. Susun Doa dengan Urutan yang Teratur

Urutan doa bisa berbeda sesuai tradisi keluarga atau daerah, namun berikut urutan yang paling umum digunakan:

  1. Doa Pembuka

  2. Doa Arwah

  3. Doa Tahlil

  4. Doa Khatmil Quran

  5. Doa Penutup

Pastikan setiap doa disertai judul dan terjemahan singkat, agar pembaca mudah memahami maknanya. Gunakan font arabic yang jelas seperti Scheherazade atau Amiri Quran, dengan terjemahan dalam huruf latin di bawahnya.

Baca Juga  Rahasia Ketahanan Warna pada Buku Yasin Berkualitas

d. Perhatikan Jarak Antar Paragraf dan Ukuran Font

Gunakan ukuran huruf 14 pt untuk teks arab dan 12 pt untuk terjemahan latin, dengan jarak antar baris cukup lebar agar mudah dibaca, terutama bagi jamaah lanjut usia.
Desain yang baik bukan hanya indah, tetapi juga fungsional dan nyaman dibaca.

e. Tambahkan Doa Khusus dari Keluarga

Selain doa standar, keluarga bisa menambahkan doa pribadi untuk almarhum, misalnya:

“Ya Allah, terimalah amal ibadah beliau dan tempatkanlah di sisi-Mu yang penuh rahmat.”

Doa seperti ini memberi kesan personal dan hangat. Dapat diletakkan di akhir buku atau di halaman khusus “Doa Keluarga”.

Tips Desain agar Buku Yasin Tampak Profesional

Untuk mendapatkan hasil terbaik, perhatikan juga aspek desain dan layout. Berikut tipsnya:

  1. Gunakan Warna yang Lembut
    Warna krem, hijau muda, atau abu lembut menciptakan suasana tenang dan religius. Hindari warna mencolok yang mengganggu fokus.

  2. Gunakan Font Seragam
    Pastikan jenis font arabic dan latin tidak berbeda jauh secara visual agar konsisten. Misalnya Amiri untuk arabic dan Lato untuk latin.

  3. Gunakan Bingkai Halaman
    Bingkai dengan motif islami tipis dapat mempercantik halaman tanpa membuatnya terlalu ramai.

  4. Tambahkan QR Code (Opsional)
    Beberapa penerbit modern kini menambahkan QR Code berisi video doa atau pesan keluarga. Inovasi ini menjadikan Buku Yasin terasa lebih interaktif dan personal.

Sumber dari Kompas.com (2023) menyebutkan bahwa penggunaan elemen digital seperti QR Code dalam Buku Yasin kini semakin populer karena menambah nilai modern dan fleksibilitas.

Contoh Susunan Sederhana Buku Yasin

Berikut contoh susunan isi yang bisa dijadikan acuan:

  1. Sampul Buku Yasin

    1. Nama almarhum/almarhumah

    2. Tanggal wafat dan doa singkat

  2. Halaman Pembuka

    1. Ucapan terima kasih dari keluarga

  3. Foto Almarhum + Doa Keluarga

    1. Foto berukuran sedang

    2. Doa keluarga atau ayat pendek

  4. Doa-doa Umum

    1. Doa tahlil

    2. Doa arwah

    3. Doa khatmil Quran

  5. Surah Yasin Lengkap

    1. Tulisan arab, latin, dan terjemahan

  6. Doa Penutup dan Harapan Keluarga

Dengan format seperti ini, Buku Yasin terlihat lebih hidup, rapi, dan menyentuh secara emosional.

Manfaat Buku Yasin dengan Susunan yang Tepat

Buku Yasin yang disusun dengan baik memberikan manfaat tidak hanya bagi keluarga, tapi juga bagi jamaah yang membacanya.

  1. Meningkatkan kekhusyukan doa.
    Pembaca lebih fokus karena susunannya jelas dan mudah diikuti.

  2. Membantu mengenang almarhum dengan hormat.
    Foto dan doa keluarga menambah nilai emosional dan spiritual.

  3. Meningkatkan kesan profesional.
    Jika digunakan untuk acara tahlilan atau dibagikan kepada tamu, buku tampak elegan dan rapi.

Menurut Kemenag.go.id (2024), adab dalam mencetak dan menyusun kitab atau buku doa sangat diperhatikan dalam Islam. Penataan yang rapi termasuk bagian dari menghormati isi dan tujuannya.

Buku Yasin yang Indah Datang dari Niat dan Ketelitian

Menyusun doa dan foto di Buku Yasin bukan hanya pekerjaan desain, tapi juga wujud cinta dan doa untuk almarhum. Dengan memperhatikan urutan, keindahan, dan makna di setiap halaman, Buku Yasin akan menjadi kenang-kenangan yang berharga bagi keluarga dan sahabat.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Inspirasi Desain Undangan Premium untuk Pernikahan Mewah