Cara Menyusun Konten Teks pada Spanduk agar Jelas dan Efektif
Home ☛ Blog  ☛  Cara Menyusun Konten Teks pada Spanduk agar Jelas dan Efektif
header-1
Baca Juga  Cara Menyesuaikan Ukuran Spanduk dengan Lokasi
Usaha Jaya Printing - Spanduk adalah media promosi yang sangat populer karena murah, fleksibel, dan bisa menjangkau banyak orang. Namun, kunci keberhasilan spanduk bukan hanya dari desain visualnya, melainkan juga bagaimana teks ditulis dan disusun.

Teks yang terlalu panjang membuat orang malas membaca, sementara teks yang terlalu singkat bisa membuat pesan kurang jelas. Oleh karena itu, menyusun konten teks spanduk perlu strategi yang tepat. Menurut laman Canva (2024), desain spanduk yang efektif harus memadukan teks yang ringkas, ukuran huruf yang jelas, dan pesan yang langsung ke inti (Canva.com).

1. Tentukan Tujuan Spanduk Anda

Sebelum menulis teks, tanyakan dulu: “Spanduk ini untuk apa?”. Tujuan akan menentukan jenis pesan yang disampaikan.

Beberapa contoh tujuan spanduk:

  1. Promosi produk atau jasa → menonjolkan diskon, keunggulan, atau manfaat.

  2. Informasi acara → menyampaikan waktu, tempat, dan agenda acara.

  3. Kampanye atau edukasi → memberikan pesan singkat yang mudah diingat.

Dengan memahami tujuan, Anda bisa memilih kata yang tepat. Misalnya, untuk spanduk promosi toko, gunakan kalimat singkat seperti: “Diskon 50% Semua Produk!”. Sedangkan untuk acara wisuda, cukup tulis: “Selamat & Sukses untuk Wisuda 2025 Universitas X”.

2. Gunakan Kalimat Singkat, Padat, dan Jelas

Spanduk tidak bisa memuat teks panjang karena orang yang melihat biasanya hanya sekilas. Penelitian dari HubSpot (2023) menyebutkan, otak manusia hanya butuh sekitar 8 detik untuk memutuskan apakah akan memperhatikan sebuah informasi atau tidak. Artinya, pesan pada spanduk harus cepat dipahami (HubSpot).

Tips menulis teks spanduk yang efektif:

  1. Maksimal gunakan 7–10 kata utama.

  2. Hindari kalimat bertele-tele.

  3. Gunakan kata-kata yang familiar, bukan istilah teknis.

Contoh:
 Salah: “Kami menjual berbagai macam kebutuhan rumah tangga yang lengkap, murah, dan berkualitas tinggi setiap hari.”
Benar: “Kebutuhan Rumah Tangga Lengkap & Murah Setiap Hari!”

3. Gunakan Kata-Kata yang Menarik Perhatian

Kata-kata persuasif bisa meningkatkan daya tarik spanduk. Menurut Neil Patel, salah satu pakar digital marketing, kata-kata seperti gratis, diskon, baru, atau terbatas terbukti mampu menarik perhatian pembaca lebih cepat (NeilPatel.com).

Contoh kata yang bisa digunakan dalam teks spanduk:

  1. PROMO BESAR-BESARAN

  2. GRATIS ONGKIR

  3. DISKON HINGGA 70%

  4. TERBATAS! Hanya Hari Ini

Namun, jangan berlebihan menggunakan kata promosi. Pastikan tetap relevan dengan isi spanduk.

4. Perhatikan Ukuran dan Penempatan Teks

Teks spanduk harus bisa terbaca dari jarak jauh. Umumnya, ukuran huruf minimal 10 cm untuk spanduk ukuran besar (3x1 meter) agar terbaca dari jarak 5–10 meter.

Menurut 99designs (2023), penempatan teks juga penting agar pesan utama langsung terlihat. Gunakan prinsip hierarki teks:

  1. Judul / headline → huruf paling besar, singkat, dan menonjol.

  2. Subjudul → lebih kecil dari judul, menjelaskan informasi tambahan.

  3. Detail → huruf kecil untuk keterangan, seperti alamat atau kontak.

Baca Juga  Kesalahan Umum Saat Membuat Spanduk yang Harus Dihindari

Contoh susunan teks spanduk promosi:

  1. Headline: “DISKON 50%”

  2. Subjudul: “Semua Produk Fashion”

  3. Detail: “Hanya di Toko X – 1-10 Oktober 2025”

5. Sesuaikan Warna Teks dengan Background

Warna sangat berpengaruh pada keterbacaan teks. Jika background gelap, gunakan warna huruf terang seperti putih atau kuning. Sebaliknya, jika background terang, gunakan huruf gelap seperti hitam atau merah.

Menurut Color Psychology in Marketing (VerywellMind, 2023), warna juga punya makna psikologis:

  1. Merah → menimbulkan rasa mendesak, cocok untuk diskon.

  2. Hijau → menandakan kesegaran, sering dipakai untuk produk alami.

  3. Biru → memberi kesan profesional dan dapat dipercaya.

Jadi, jangan asal pilih warna. Pastikan kontras tinggi agar teks mudah dibaca.

6. Sertakan Informasi yang Penting Saja

Spanduk tidak seperti brosur yang bisa menjelaskan panjang lebar. Pilih hanya informasi terpenting, seperti:

  1. Nama acara / promo utama.

  2. Tanggal & tempat.

  3. Kontak singkat (nomor WA atau website).

Jangan masukkan terlalu banyak teks. Ingat, tujuan spanduk adalah menarik perhatian dan menyampaikan inti pesan, bukan menjelaskan detail.

7. Gunakan Tipografi yang Mudah Dibaca

Tipografi berpengaruh besar terhadap kejelasan teks. Menurut Visme Blog (2024), jenis huruf sans-serif seperti Arial, Helvetica, atau Montserrat lebih mudah dibaca dari jarak jauh dibanding font dekoratif (Visme.co).

Tips memilih font untuk spanduk:

  1. Gunakan maksimal 2 jenis font.

  2. Hindari font tipis atau terlalu rumit.

  3. Gunakan bold untuk teks utama.

Contoh:
Arial Bold untuk headline, Arial Regular untuk detail.
Font dekoratif rumit untuk semua teks.

8. Tambahkan Call to Action (CTA)

Call to Action (CTA) adalah ajakan agar pembaca melakukan sesuatu setelah melihat spanduk. Tanpa CTA, spanduk akan kehilangan fungsinya sebagai media promosi.

Contoh CTA yang bisa digunakan:

  1. “Kunjungi Toko Kami Sekarang!”

  2. “Hubungi WA: 0812-XXXX-XXXX”

  3. “Daftar Gratis di www.domainanda.com”

Menurut WordStream (2023), CTA yang jelas dan langsung bisa meningkatkan respons audiens hingga 202% (Wordstream.com).

9. Uji Coba Sebelum Dicetak

Sebelum spanduk dicetak, lakukan uji coba dengan melihat preview dari jarak jauh. Tanyakan kepada orang lain apakah teks sudah jelas terbaca dan pesannya mudah dipahami.

Selain itu, perhatikan juga tata letak, keseimbangan antara teks dan gambar, serta kejelasan warna. Dengan begitu, Anda bisa meminimalkan kesalahan sebelum mengeluarkan biaya cetak.

Menyusun konten teks pada spanduk agar jelas dan efektif memerlukan strategi, bukan asal tulis. Mulailah dengan menentukan tujuan, gunakan kalimat singkat dan menarik, pilih font yang mudah dibaca, dan pastikan informasi utama langsung terlihat.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Spanduk Turnamen Olahraga: Tips Desain yang Enerjik