Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Cetak Buku Yasin
Home ☛ Blog  ☛  Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Cetak Buku Yasin
header-1
Baca Juga  Cara Membuat Kalender Tema Event untuk Bisnis
Usaha Jaya Printing - Buku Yasin bukan hanya sekadar kumpulan doa, tetapi juga simbol rasa cinta kepada almarhum atau almarhumah yang telah berpulang. Buku ini biasanya digunakan dalam acara tahlilan, haul, doa 40 hari, 100 hari, hingga setahun. Selain berisi surat Yasin, buku ini juga dilengkapi dengan doa-doa penting seperti tahlil, doa arwah, dan dzikir.

Menurut laman NU Online (2022), membaca surat Yasin dalam rangka mendoakan orang yang sudah meninggal merupakan amalan yang telah menjadi tradisi di banyak masyarakat muslim Indonesia. Karena itu, mencetak buku Yasin dengan tampilan yang rapi dan isi yang benar menjadi bentuk penghormatan dan kebaikan untuk keluarga yang ditinggalkan.

2. Menentukan Desain Buku Yasin yang Sesuai

Langkah pertama yang perlu diperhatikan sebelum mencetak adalah memilih desain. Desain yang baik mencerminkan keindahan dan kehormatan untuk acara doa.
Ada beberapa hal penting dalam menentukan desain buku Yasin:

  1. Tampilan Sampul: Pilihlah desain sampul yang sopan dan elegan. Biasanya mencantumkan nama almarhum, tanggal wafat, serta ucapan “Keluarga Besar yang Berduka”.

  2. Warna Dominan: Warna yang umum digunakan adalah hijau, biru, atau krem karena memberikan kesan tenang dan religius.

  3. Tulisan dan Font: Gunakan font Arab yang mudah dibaca, seperti Uthmani Script atau Arabic Typesetting, agar tidak menyulitkan pembaca ketika membaca ayat-ayat suci.

Sumber dari Gramedia Printing (2023) menyebutkan bahwa desain yang tepat mampu meningkatkan nilai estetika buku Yasin sekaligus memberi kesan profesional terhadap hasil cetak.

3. Cek Kebenaran dan Kelengkapan Isi Buku

Sebelum mencetak, pastikan isi buku Yasin sudah benar dan lengkap. Jangan hanya fokus pada tampilan, karena kesalahan sekecil apa pun dalam teks doa atau ayat Al-Qur’an bisa berdampak besar.

Hal yang harus diperiksa antara lain:

  1. Ejaan dan harakat pada teks Arab.

  2. Terjemahan Bahasa Indonesia sesuai kaidah.

  3. Doa tambahan seperti tahlil, doa ziarah kubur, atau doa arwah.

  4. Nama almarhum yang akan dicantumkan di halaman depan.

Menurut Penerbit Mizan (2024), proses pengecekan konten adalah tahap yang sangat penting karena kualitas spiritual buku Yasin tidak hanya dilihat dari sampul, tetapi juga dari keakuratan isinya.

4. Pilih Bahan Kertas yang Berkualitas

Bahan kertas berpengaruh langsung terhadap kenyamanan saat membaca. Biasanya, buku Yasin dicetak dengan dua jenis kertas utama:

  1. Kertas HVS – Harganya lebih terjangkau dan cocok untuk pemesanan dalam jumlah banyak.

  2. Kertas Art Paper atau Ivory – Memberi kesan eksklusif dan mewah, cocok untuk acara yang lebih formal.

Selain itu, Anda juga bisa memilih laminasi doff atau glossy untuk sampul agar buku lebih tahan lama dan tidak mudah rusak.

Menurut PrintQoe Indonesia (2023), pemilihan kertas yang tepat dapat memperpanjang usia buku dan menjaga tampilan tetap rapi meskipun sering digunakan.

5. Tentukan Ukuran Buku yang Nyaman

Ukuran juga berpengaruh pada kenyamanan pengguna. Ada tiga ukuran umum buku Yasin yang sering dipakai:

  1. Ukuran A6 (10x14 cm): Praktis dan mudah dibawa ke mana saja.

  2. Ukuran B6 (12x17 cm): Lebih besar, teks lebih mudah dibaca.

  3. Ukuran A5 (14x20 cm): Umumnya digunakan untuk acara besar seperti haul.

Baca Juga  Ide Hiasan Tambahan pada Undangan: Pita, Segel Lilin, dan Stiker

Pilih ukuran berdasarkan siapa yang akan membacanya. Untuk jamaah lansia, ukuran teks besar dengan format A5 lebih disarankan agar tidak cepat lelah membaca.

6. Perhatikan Jumlah Halaman dan Isi Tambahan

Buku Yasin tidak harus berisi surat Yasin saja. Banyak keluarga menambahkan halaman-halaman khusus seperti:

  1. Doa tahlil dan doa arwah

  2. Riwayat singkat almarhum/almarhumah

  3. Ucapan terima kasih dari keluarga

  4. Doa penutup dan doa harian

Menambahkan bagian ini dapat membuat buku Yasin menjadi lebih personal dan bermakna. Namun, perlu diperhatikan jumlah halamannya agar tidak membuat biaya cetak membengkak.

7. Pilih Percetakan yang Terpercaya

Salah satu faktor utama dalam keberhasilan hasil cetak adalah memilih percetakan yang berpengalaman. Pastikan percetakan memiliki:

  1. Contoh hasil cetak sebelumnya.

  2. Review pelanggan yang positif.

  3. Layanan revisi desain sebelum cetak final.

Menurut Portal UMKM Kemenkop (2024), konsumen sebaiknya selalu membandingkan beberapa percetakan sebelum memutuskan tempat mencetak, agar bisa mendapatkan kualitas terbaik dengan harga bersaing.

Selain itu, percetakan terpercaya biasanya menawarkan layanan cetak buku Yasin online yang memudahkan pelanggan mengirim desain dan data almarhum tanpa harus datang langsung.

8. Cek Estimasi Waktu Produksi

Waktu pengerjaan buku Yasin tergantung pada jumlah pesanan dan jenis bahan yang digunakan.
Untuk cetakan biasa (100–200 buku), waktu pengerjaan umumnya antara 3–7 hari kerja.

Namun, jika ingin hasil eksklusif dengan tambahan laminasi atau emboss nama, prosesnya bisa lebih lama. Maka dari itu, sebaiknya pesan minimal dua minggu sebelum acara agar hasilnya sempurna dan tidak terburu-buru.

9. Sesuaikan dengan Anggaran Biaya

Sebelum memesan, tentukan anggaran yang sesuai. Harga buku Yasin bervariasi tergantung bahan, desain, dan jumlah pesanan.

Sebagai gambaran:

  1. Cetak standar (HVS, A6, 100 buku): sekitar Rp 4.000–6.000 per buku.

  2. Cetak premium (Art Paper, A5, laminasi): bisa mencapai Rp 10.000–15.000 per buku.

Sumber dari Tokopedia Printing (2024) menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah pemesanan, biasanya harga per buku akan semakin murah karena efek printing mass order.

10. Minta Sampel atau Proof Sebelum Cetak Massal

Langkah terakhir yang sering diabaikan adalah meminta contoh cetakan (proof) sebelum dicetak secara massal. Dengan proof, Anda bisa memastikan:

  1. Warna sesuai desain.

  2. Tidak ada kesalahan penulisan.

  3. Ukuran teks nyaman dibaca.

Bila sudah sesuai, baru lanjutkan ke proses cetak seluruhnya. Hal ini akan menghindari kesalahan fatal yang bisa menghabiskan waktu dan biaya tambahan.

Mencetak buku Yasin bukan hanya urusan teknis, tetapi juga bentuk penghormatan dan niat baik untuk almarhum atau almarhumah. Dengan memperhatikan desain, isi, bahan kertas, ukuran, dan kualitas percetakan, hasil buku Yasin akan tampak indah, layak, dan penuh makna.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Cara Membuat Spanduk Toko agar Ramai Dikunjungi