Kelebihan Menggunakan Brosur Dibandingkan Media Digital
Home ☛ Blog  ☛  Kelebihan Menggunakan Brosur Dibandingkan Media Digital
header-1
Baca Juga  Panduan Spanduk untuk Acara Ulang Tahun
Usaha Jaya Printing - Di era serba digital, banyak orang berpikir bahwa media cetak seperti brosur sudah tidak relevan lagi. Padahal, brosur masih memiliki kekuatan besar dalam dunia marketing. Brosur mampu memberikan sentuhan nyata yang tidak dimiliki oleh media digital. Hal ini membuat brosur tetap menjadi salah satu alat promosi favorit bagi banyak perusahaan, khususnya untuk bisnis lokal, event, hingga pameran.

Menurut data dari Statista (2023), meskipun penggunaan iklan digital terus meningkat, media cetak seperti brosur masih digunakan karena efektivitasnya dalam membangun kepercayaan dan keterhubungan langsung dengan audiens. Jadi, apa sebenarnya kelebihan menggunakan brosur dibandingkan media digital? Mari kita bahas lebih dalam.

1. Brosur Memberikan Sentuhan Fisik yang Nyata

Salah satu kelebihan utama brosur adalah sifatnya yang fisik dan nyata. Saat seseorang menerima brosur, mereka bisa memegang, melihat, bahkan menyimpannya untuk dibaca kembali. Hal ini menciptakan pengalaman berbeda dibandingkan iklan digital yang hanya sekilas lewat di layar.

Menurut Print Power Europe, media cetak seperti brosur dapat meningkatkan daya ingat hingga 70% lebih baik dibanding iklan digital. Artinya, informasi dalam brosur lebih mudah diingat karena orang benar-benar berinteraksi langsung dengan bahan promosi tersebut.

2. Tidak Mudah Terabaikan

Di media digital, kita sering menutup iklan pop-up atau melewati iklan di YouTube hanya dalam beberapa detik. Namun, brosur cenderung dibaca meskipun hanya sekilas. Bahkan jika tidak langsung dibaca, brosur sering disimpan di meja, tas, atau laci. Artinya, pesan promosi Anda tetap memiliki peluang besar untuk dibaca kemudian.

Banyak penelitian, termasuk dari Direct Marketing Association (DMA, 2022), menyebutkan bahwa materi promosi cetak memiliki tingkat keterbacaan lebih tinggi dibandingkan iklan digital karena sifatnya yang tidak bisa "dihapus" atau "di-skip".

3. Lebih Terjangkau untuk Bisnis Lokal

Untuk bisnis kecil atau lokal, brosur bisa menjadi pilihan promosi yang lebih hemat biaya dibandingkan iklan digital berbayar. Mencetak brosur dalam jumlah banyak relatif murah, terutama jika menggunakan percetakan offset. Brosur bisa dibagikan langsung ke target pasar, misalnya di lingkungan sekitar, sekolah, kampus, atau acara komunitas.

Sebagai contoh, sebuah usaha kuliner kecil bisa membagikan brosur menu ke rumah-rumah di sekitar lokasi usaha. Cara ini terbukti efektif mendatangkan pelanggan karena langsung menyasar konsumen potensial di area sekitar.

4. Menjangkau Audiens yang Tidak Aktif di Dunia Digital

Tidak semua orang aktif menggunakan internet atau media sosial. Terutama untuk kalangan orang tua atau masyarakat di daerah tertentu, brosur tetap menjadi media informasi utama. Dengan begitu, brosur mampu menjangkau segmen pasar yang mungkin terlewat oleh iklan digital.

Menurut laporan We Are Social 2023, meski penetrasi internet di Indonesia sudah mencapai lebih dari 77%, masih ada jutaan orang yang tidak aktif di dunia digital. Inilah celah di mana brosur tetap relevan.

5. Membangun Citra Profesional

Brosur yang didesain dengan baik mampu meningkatkan citra profesional bisnis. Brosur yang elegan, rapi, dan informatif akan memberikan kesan bahwa perusahaan serius dalam menjalankan usahanya. Hal ini sulit dicapai oleh iklan digital yang sering kali terlihat massal dan kurang personal.

Baca Juga  Inspirasi Undangan Hitam Putih yang Tetap Elegan

Desain brosur juga bisa dibuat sesuai branding bisnis, misalnya dengan penggunaan warna, logo, dan elemen visual yang konsisten. Menurut Forbes (2022), konsistensi branding dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan hingga 33%.

6. Lebih Fokus dan Tidak Mengganggu

Di media digital, perhatian audiens sangat mudah terpecah karena banyaknya iklan dan konten berseliweran. Sebaliknya, brosur memberikan informasi yang lebih fokus karena hanya berisi konten terkait produk atau jasa yang ditawarkan. Hal ini membuat pesan promosi lebih jelas dan tidak terganggu oleh konten lain.

Selain itu, membaca brosur tidak mengganggu aktivitas utama seseorang, berbeda dengan iklan digital yang sering kali muncul tiba-tiba.

7. Meningkatkan Kredibilitas

Brosur sering dianggap lebih kredibel karena bersifat fisik. Orang cenderung percaya bahwa perusahaan yang mencetak brosur memiliki keseriusan dan eksistensi nyata. Ini menjadi nilai tambah terutama untuk bisnis baru yang ingin membangun kepercayaan pelanggan.

Menurut riset dari MarketingSherpa (2021), sebanyak 82% konsumen menganggap media cetak lebih dapat dipercaya dibandingkan iklan online yang sering terkesan menyesatkan.

8. Efektif untuk Event dan Pameran

Brosur sangat efektif digunakan dalam pameran, seminar, atau event. Calon pelanggan dapat langsung membawa pulang brosur sebagai bahan bacaan. Dengan begitu, meskipun event sudah selesai, informasi tentang produk atau jasa Anda tetap bisa dipelajari kembali.

Hal ini sejalan dengan penelitian Event Marketer (2022) yang menyatakan bahwa materi promosi fisik seperti brosur memperkuat pengalaman pengunjung hingga 65% lebih baik dibanding materi digital saja.

9. Bisa Dikombinasikan dengan Media Digital

Menariknya, brosur tidak harus berdiri sendiri. Anda bisa mengombinasikan brosur dengan media digital. Misalnya, menambahkan QR code yang mengarah ke website, media sosial, atau katalog online. Dengan cara ini, brosur menjadi pintu masuk menuju dunia digital yang lebih luas.

Strategi kombinasi ini terbukti meningkatkan engagement karena konsumen mendapatkan pengalaman ganda: interaksi fisik melalui brosur, lalu pengalaman digital melalui tautan yang diakses.

Meskipun dunia digital berkembang pesat, brosur masih memiliki banyak kelebihan yang membuatnya relevan hingga sekarang. Brosur memberikan sentuhan nyata, lebih sulit diabaikan, hemat biaya, mampu menjangkau audiens offline, serta meningkatkan kredibilitas bisnis. Tidak hanya itu, brosur juga sangat efektif untuk event dan bisa dipadukan dengan media digital.

Jadi, bagi Anda yang sedang merencanakan strategi marketing, jangan hanya terpaku pada media digital. Gunakan brosur sebagai salah satu senjata utama untuk memperkuat promosi Anda. Kombinasi keduanya akan menghasilkan strategi yang lebih maksimal.


Sumber Rujukan:

  1. Statista. (2023). Global advertising spending data.

  2. Print Power Europe. (2022). The effectiveness of print media.

  3. Direct Marketing Association (DMA). (2022). Direct mail statistics.

  4. We Are Social & Hootsuite. (2023). Digital 2023 Global Overview Report.

  5. Forbes. (2022). Importance of brand consistency.

  6. MarketingSherpa. (2021). Consumer trust in print vs digital ads.

  7. Event Marketer. (2022). Event marketing trends and consumer engagement.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Inspirasi Undangan Hitam Putih yang Tetap Elegan