Mengenal Jenis Laminasi untuk Media Cetak Perusahaan
Home ☛ Blog  ☛  Mengenal Jenis Laminasi untuk Media Cetak Perusahaan
header-1
Baca Juga  Layanan Express: Buku Yasin Jadi dalam 1 Hari
Usaha Jaya Printing - Dalam dunia percetakan corporate, kualitas hasil cetak menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Perusahaan tentu ingin media cetaknya seperti brosur, katalog, kartu nama, hingga poster terlihat profesional, tahan lama, dan menarik perhatian audiens. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tersebut adalah dengan menggunakan laminasi.

Laminasi adalah proses pelapisan kertas atau bahan cetakan menggunakan plastik tipis agar lebih kuat, awet, dan memiliki tampilan visual yang lebih menarik. Menurut laman Printing United Alliance (printing.org), laminasi juga membantu melindungi cetakan dari goresan, kelembapan, dan kerusakan akibat penggunaan jangka panjang.

Artikel ini akan membahas jenis-jenis laminasi yang biasa digunakan dalam media cetak perusahaan serta manfaatnya dalam mendukung citra brand.

Apa Itu Laminasi dalam Media Cetak?

Secara sederhana, laminasi adalah teknik finishing yang dilakukan setelah proses percetakan selesai. Lembaran kertas atau media cetak dilapisi dengan film plastik transparan, biasanya berbahan polypropylene (PP) atau polyester (PET).

Tujuan utama laminasi antara lain:

  1. Melindungi hasil cetakan dari kerusakan fisik.

  2. Memberikan nilai tambah visual (kilau/glossy atau elegan/doff).

  3. Membuat media cetak terasa lebih eksklusif.

  4. Memperpanjang umur pemakaian.

Hal ini penting bagi perusahaan yang sering menggunakan media cetak dalam jangka waktu lama, misalnya katalog produk tahunan, kartu nama premium, atau company profile.

Jenis-Jenis Laminasi untuk Media Cetak Perusahaan

1. Laminasi Glossy

Laminasi glossy adalah jenis laminasi yang memberikan efek mengkilap pada permukaan cetakan. Tampilan ini membuat warna terlihat lebih cerah, tajam, dan menonjol.

Kelebihan laminasi glossy:

  1. Memberikan kesan mewah dan profesional.

  2. Cocok untuk media promosi yang butuh daya tarik visual tinggi, seperti brosur, poster, dan katalog produk.

  3. Membuat warna lebih kontras dan detail terlihat jelas.

Menurut Printivity (printivity.com), laminasi glossy populer digunakan untuk media cetak yang ingin menarik perhatian audiens secara cepat karena kilauannya dapat memantulkan cahaya.

Kekurangan: mudah terlihat sidik jari dan pantulan cahaya bisa menyulitkan membaca teks.

2. Laminasi Doff (Matte)

Laminasi doff atau matte memberikan hasil akhir yang lebih lembut dan tidak mengkilap. Permukaan terasa halus dan elegan, sangat cocok untuk perusahaan yang ingin menampilkan kesan eksklusif.

Kelebihan laminasi doff:

  1. Tampilan elegan dan modern.

  2. Tidak memantulkan cahaya, sehingga teks lebih mudah dibaca.

  3. Lebih tahan terhadap sidik jari dibanding glossy.

Sumber dari PrintWeek (printweek.com) menjelaskan bahwa laminasi doff banyak dipilih untuk media corporate karena mampu menampilkan kesan premium sekaligus profesional.

Contoh penggunaan: company profile, laporan tahunan, kartu nama corporate.

3. Laminasi Soft Touch

Soft touch adalah jenis laminasi yang relatif baru dan semakin populer. Laminasi ini memberikan tekstur halus seperti beludru saat disentuh, menciptakan pengalaman taktil yang unik.

Kelebihan laminasi soft touch:

  1. Memberikan kesan eksklusif dan berkelas.

  2. Menawarkan pengalaman sentuhan berbeda, cocok untuk branding premium.

  3. Lebih tahan goresan dibanding glossy.

Baca Juga  Inspirasi Spanduk Donasi yang Menarik Dukungan

Menurut Printing Impressions (piworld.com), soft touch menjadi pilihan populer untuk media cetak yang ditujukan pada segmen premium, seperti kartu undangan perusahaan, katalog luxury, atau packaging eksklusif.

Contoh penggunaan: kartu nama eksklusif, katalog luxury, packaging corporate.

4. Laminasi Spot UV (Pilihan Tambahan)

Meskipun bukan termasuk laminasi full cover, spot UV sering dipadukan dengan doff atau soft touch. Spot UV memberikan efek mengkilap hanya pada bagian tertentu, misalnya logo atau teks penting.

Kelebihan:

  1. Memberikan aksen khusus yang menonjolkan elemen desain.

  2. Cocok untuk branding karena logo bisa terlihat lebih menonjol.

Sumber dari Creative Bloq (creativebloq.com) menyebutkan bahwa teknik ini sering digunakan untuk menciptakan kesan mewah pada media cetak corporate.

Perbandingan Jenis Laminasi

Jenis Laminasi Tampilan Kesan yang Dihasilkan Contoh Penggunaan
Glossy Mengkilap, cerah Enerjik, menarik perhatian Brosur, poster, katalog
Doff (Matte) Halus, elegan Profesional, modern Company profile, kartu nama
Soft Touch Lembut seperti beludru Premium, eksklusif Packaging, katalog luxury
Spot UV (opsional) Efek mengkilap di area tertentu Elegan, fokus pada detail Logo, judul, aksen desain

Manfaat Laminasi untuk Perusahaan

Menggunakan laminasi pada media cetak perusahaan memiliki banyak manfaat, antara lain:

  1. Meningkatkan Branding – Laminasi membuat media cetak terlihat lebih profesional dan sesuai dengan citra perusahaan.

  2. Perlindungan Cetakan – Media cetak lebih awet, tidak mudah rusak akibat goresan atau kelembapan.

  3. Nilai Tambah Visual – Warna lebih tajam (glossy) atau lebih elegan (doff/soft touch).

  4. Meningkatkan Kepercayaan Klien – Media cetak yang berkualitas memberi kesan perusahaan serius dalam berkomunikasi.

Hal ini sejalan dengan pendapat dari Marketing Week (marketingweek.com) yang menyebutkan bahwa desain dan kualitas media cetak berperan penting dalam membangun trust pelanggan.

Tips Memilih Jenis Laminasi yang Tepat

  1. Sesuaikan dengan Tujuan – Untuk media promosi massal, glossy lebih efektif. Untuk corporate identity, doff atau soft touch lebih tepat.

  2. Pertimbangkan Budget – Laminasi glossy biasanya lebih murah dibanding soft touch.

  3. Perhatikan Target Audiens – Jika menyasar segmen premium, soft touch dan spot UV bisa lebih menarik.

  4. Kombinasikan dengan Desain – Gunakan spot UV untuk menonjolkan logo atau elemen penting.

Laminasi adalah teknik finishing yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas media cetak perusahaan. Dengan memilih jenis laminasi yang tepat—baik glossy, doff, soft touch, maupun kombinasi spot UV—perusahaan bisa menciptakan kesan profesional, elegan, dan sesuai dengan citra brand.

Selain melindungi cetakan, laminasi juga menjadi strategi branding visual yang efektif. Perusahaan yang peduli dengan detail media cetak biasanya lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari klien maupun mitra bisnis.

Intership SMKN 1 Bungo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga  Jenis-Jenis Kalender yang Paling Populer untuk Perusahaan