Transformasi ini bukan sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan agar perusahaan bisa tetap bersaing di era serba cepat. Menurut laporan Smithers Pira, pasar percetakan digital global diprediksi terus tumbuh hingga mencapai lebih dari USD 225 miliar pada tahun 2029 (Smithers, 2023). Data ini menunjukkan bahwa digital printing bukan lagi pilihan tambahan, melainkan masa depan industri percetakan corporate.
Era Percetakan Konvensional: Pondasi Awal Corporate Printing
Sebelum teknologi digital berkembang, perusahaan banyak menggunakan percetakan offset atau metode konvensional.
Ciri-ciri percetakan konvensional:
-
Biaya cetak awal tinggi – karena memerlukan plat cetak.
-
Waktu produksi lebih lama – cocok hanya untuk cetak dalam jumlah besar.
-
Kualitas konsisten – hasil cetak stabil untuk ribuan eksemplar.
Bagi perusahaan besar, metode ini cukup ideal saat ingin mencetak ribuan brosur, majalah internal, atau laporan tahunan. Namun, bagi perusahaan menengah hingga kecil, biaya cetak offset sering kali terasa berat.
Sumber dari Printing United Alliance menjelaskan bahwa offset printing masih menjadi pilihan utama untuk kebutuhan cetak massal, tetapi mulai tertinggal jika bicara soal personalisasi dan kecepatan (Printing United, 2022).
Munculnya Percetakan Digital: Revolusi Baru
Memasuki era digital, dunia percetakan corporate mulai berubah drastis. Kehadiran percetakan digital membuat proses cetak lebih fleksibel tanpa harus membuat plat cetak.
Keunggulan percetakan digital untuk corporate:
-
Cetak cepat & praktis – cocok untuk kebutuhan mendadak.
-
Biaya lebih efisien – bisa cetak dalam jumlah kecil tanpa mahal.
-
Fleksibilitas desain – mudah melakukan revisi tanpa menambah biaya besar.
-
Personalisasi – bisa cetak nama atau data unik di setiap dokumen, misalnya kartu nama atau katalog personal.
Menurut laporan Research and Markets, percetakan digital tumbuh pesat karena mampu menjawab kebutuhan bisnis modern yang menuntut kecepatan dan personalisasi (Research and Markets, 2023).
Perbandingan Percetakan Konvensional dan Digital
Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaan keduanya:
| Aspek | Percetakan Konvensional (Offset) | Percetakan Digital |
|---|---|---|
| Jumlah cetak ideal | Banyak (ribuan) | Sedikit – menengah |
| Biaya awal | Tinggi (plat cetak) | Rendah |
| Waktu produksi | Lama | Cepat |
| Personalisasi | Sulit | Sangat fleksibel |
| Cocok untuk | Laporan tahunan, buku massal | Brosur, kartu nama, katalog custom |
Dengan tabel di atas, perusahaan bisa lebih mudah memilih jenis percetakan sesuai kebutuhan.
Dampak Positif Digital Printing untuk Corporate
Peralihan ke percetakan digital membawa banyak dampak positif:
-
Efisiensi Anggaran
Perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk cetak ribuan eksemplar jika hanya butuh ratusan. Ini sangat membantu efisiensi keuangan. -
Mendukung Strategi Pemasaran
Brosur, katalog, hingga materi promosi bisa dicetak sesuai target audiens dengan desain berbeda-beda. Personalisasi ini meningkatkan engagement dengan klien (Forbes, 2022). -
Ramah Lingkungan
Digital printing menggunakan lebih sedikit kertas dan tinta dibanding offset. Beberapa mesin digital juga sudah mendukung eco-friendly printing. -
Fleksibilitas Produksi
Ketika ada perubahan desain atau informasi, revisi bisa langsung dilakukan tanpa biaya tambahan besar.
Tantangan dalam Transformasi ke Digital
Meskipun menjanjikan, peralihan dari percetakan konvensional ke digital tidak selalu mudah bagi corporate. Beberapa tantangannya antara lain:
-
Investasi mesin digital – teknologi modern membutuhkan modal awal yang cukup besar.
-
Adaptasi SDM – karyawan harus belajar menggunakan software desain dan mesin digital printing.
-
Kualitas cetak untuk volume besar – percetakan digital belum sepenuhnya bisa menyaingi offset untuk cetak skala besar dengan harga murah.
Namun, tantangan ini bisa diatasi dengan strategi tepat, misalnya bekerja sama dengan percetakan profesional yang sudah berpengalaman di bidang digital printing.
Strategi Corporate Memanfaatkan Percetakan Digital
Agar perusahaan bisa maksimal dalam menggunakan percetakan digital, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan:
-
Gunakan untuk kebutuhan mendesak – misalnya cetak brosur event mendadak.
-
Fokus pada personalisasi – seperti katalog custom untuk klien potensial.
-
Kolaborasi dengan percetakan terpercaya – pilih mitra yang menyediakan layanan digital printing modern dengan kualitas tinggi.
-
Integrasi dengan pemasaran online – hasil cetakan bisa dikombinasikan dengan kampanye digital agar lebih efektif.
Masa Depan Percetakan Corporate
Perjalanan percetakan corporate jelas menunjukkan bahwa digital printing adalah arah masa depan. Dengan teknologi seperti web-to-print (pesan cetak via online), AR printing (cetakan bisa discan jadi konten digital), hingga AI dalam desain, dunia percetakan corporate akan semakin canggih.
Menurut Keypoint Intelligence, perusahaan yang mampu menggabungkan teknologi digital printing dengan strategi pemasaran personal akan lebih unggul dalam memenangkan hati klien (Keypoint Intelligence, 2023).
Perjalanan percetakan corporate dari konvensional ke digital adalah bukti nyata bagaimana teknologi mengubah dunia bisnis.
-
Percetakan konvensional kuat di jumlah besar, tapi kurang fleksibel.
-
Percetakan digital lebih cepat, fleksibel, dan personal.
-
Transformasi ini membantu perusahaan lebih hemat, ramah lingkungan, serta mampu menjalin hubungan lebih dekat dengan klien.
Bagi perusahaan, memilih layanan percetakan corporate modern yang menguasai teknologi digital adalah langkah cerdas agar tetap relevan dan kompetitif di era sekarang.
Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara
